Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Selasa, 28 Juli 2020

Soto Seger Boyolali Hj Amanah, Siap Buka 100 Cabang Tahun ini



Soto Seger Boyolali Hj Amanah, Siap Buka 100 Cabang Tahun ini

Jakarta-Bisnis kuliner sepertinya tengah menggeliat, khususnya kuliner soto. Saking berkembangnya banyak nama soto Boyolali diusung mereka yang mencari keberutungan disana. Salah satunya Soto Seger Boyolali Hj. Amanah. Lalu pertanyaannya apa yang membedakan Soto Seger Boyolali Hj. Amanah dengan Soto Seger asal Boyolali lainnya?

"Kuahnya bening, namun tidak mengurangi rasa nikmat dalam bersantap," ujar Sutopo salah satu investor Soto Seger Boyolali Hj. Amanah ketika bincang di salah satu kedainya di jl. Jagakarsa Raya,Pasar Mingu Jakarta Selatan belum lama ini.

Meski baru berumur jagung,nama kedai Soto Seger Boyolali Hj Amanah sudah berkembang dan membuka kedainya di beberapa tempat, Pamulang, Lebak Bulus, Jagakarsa, Kerawang, Tasik, Madiun dll.

"Targetnya tahun ini kami buka 100 kedai di seluruh Indonesia dan kedepan kami juga akan go internasional" ujar Sutopo yang memulainya dengan bisnis Ayam Geprek Juara di Cijantung.

Pria yang memiliki satu anak ini menegaskan,meski Soto Seger Boyolali Hj. Amanah berkembang pesat namun belum kepikiran untuk friences.

"Belum kepikiran, kami lebih suka kami yang memenej langsung. Ujar pemilik 9 usaha kuliner yakni, Ayam Geprek Juara,  Pabrik Roti Ropi(Roti bikin hepi) di Delanggu Klaten, Hore Steak, Soto Seger Boyolali Hj.Amanah, Warteg Bahagia, Ayam Presto Ny.Nida, Hayoo Ngopi, Joss Laundry dan Kepiting Ketawa.

Sutopo mengatakan dengan dikelola pihaknya bisa menjaga kualitas setiap produk bisnis.

"Untuk menjaga kualitas daging ayam, sapi dan kambing, kami juga membuka usaha peternakan yang dagingnya kami suplai ke kedai kami" tegas Sutopo.

Berbeda dengan kedai soto lain, Soto Seger Boyolali Hj Amanah menawarkan beragam makanan pelengkap. Ada satai cingur, paru, dan otak sapi, satai telor puyuh, perkedel, bakwan, risol, sosis kukus, dan tahu bakso.

"Juga ada berbagai macam tempe yang bisa menjadi pelengkap saat konsumen menikamti soto,” jelas Sutopo

Aneka makanan pelengkap soto itu dihidangkan di atas meja sehingga konsumen bisa langsung memilih. Konsumen pun akan merasa seperti sedang makan di rumah berkat pengaturan tersebut.

“Harga makanan pelengkapnya mulai dari Rp 1.500 sampai Rp 7.000,” ujarnya.

Soto Seger Boyolali Hj Amanah menawarkan aneka soto dengan harga mulai dari Rp 9.000 hingga Rp 13 ribu. Saat ini, sotonya sudah tersedia untuk pemesanan melalui aplikasi pemesanan makanan online. (Buyil)

Senin, 27 Juli 2020

Dokumen Syarat Dukungan Perbaikan Resmi Diserah Terimakan Pasangan Zas ke KPU Selayar

Dokumen Syarat Dukungan Perbaikan
Resmi Diserah Terimakan Pasangan Zas ke KPU Selayar

selayar-Dokumen dukungan perbaikan, dalam pemilihan bupati dan wakil bupati, tahun 2020, hari ini, Senin, (27/07) resmi, diserahkan bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan, Dr. H. Zainuddin, SH., MH dan Aji Sumarno, S.STP, kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, bertempat, di ruang rumah pintar pemilu (RPP) KPU.

Bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan, tiba di kantor KPU Kepulauan Selayar, di ruas Jln. Jend. Achmad Yani, Benteng, dengan pengawalan ketat armada mobil patroli, Sat Sabhara Mako Polres Selayar.

Rombongan bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan diterima langsung oleh komisioner KPU, bersama segenap jajaran staf sekretariat KPU, dan Komisioner Bawaslu. Mengawali rangkaian acara penyerahan perbaikan dokumen dukungan, ketua KPU Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan dan waktu yang diluangkan oleh bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan untuk memenuhi syarat mutlak yang dipersyaratkan oleh peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) nomor lima dan nomor enam terbaru, terkait dengan program, jadwal dan tahapan pilkada di era pandemi covid 19.

Peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) nomor enam, merupakan perubahan dari peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) nomor lima, yang selama ini menjadi pijakan dasar, sebelumnya hadirnya, PKPU nomor enam di era pandemi.

Terkait akan hal tersebut, maka seluruh elemen penyelenggara, dan pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan proses, tahapan, sampai dengan finalisasi penyelenggaraan pilkada, wajib dan mutlak, untuk memenuhi standar covid 19, sebagaimana diatur, dalam ketentuan, pasal dua, peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) nomor enam, tahun 2020, tentang program, jadwal, dan tahapan pilkada di era pandemi.

Lebih lanjut, Nandar Jamaluddin menyampaikan rasa syukur, dan gembira atas sukses, dan lancarnya rangkaian acara penyerahan syarat dukungan perbaikan bakal calon (bapaslon) perseorangan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Kepulauan Selayar, tahun 2020.

Ia berharap, agar seluruh stakeholder terkait dapat memenuhi standar covid 19, sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang mengatur pelaksanaan tahapan, dan proses pilkada Selayar, kedepan.

Pernyataan ini disampaikannya dihadapan pasangan bakal calon (bapaslon) perseorangan Dr. H. Zainuddin, SH., MH dan Aji Sumarno, S.STP yang datang bersama lo penghubung pasangan calon (bapaslon) dan segenap jajaran tim pemenangan.

Hadir dalam rangkaian acara tersebut, ketua Bawaslu kabupaten, Suharno, SH, yang didampingi koordinator divisi pengawasan, hubungan masyarakat, dan hubungan antar lembaga, Bawaslu Kabupaten Kepulauan Selayar, Abdul Kadir, ST.

Bersama jajaran bawaslu kabupaten, turut hadir, Sekretaris KPU, Asmar Sugianto, S.STP yang didampingi, Kasubag Tekhnis penyelenggara pemilu dan Huppmas, Zainal Abidin, S.Sos bersama segenap jajaran staf sekretariat KPU.(Andi Fadly Dg. Biritta)

Minggu, 14 Juni 2020

Briefing Persiapan Evakuasi Penumpang KLM. Reski Perdana 01 Tim Diminta Safety

Briefing Persiapan Evakuasi Penumpang KLM. Reski Perdana 01 Tim Diminta Safety 

Selayar, Target News

Setelah sempat tertunda, operasi SAR pencarian, penyelamatan, dan evakuasi terhadap dua puluh empat orang penumpang, KLM. Reski Perdana 01 yang dua hari sebelumnya, dilaporkan mengulangi kerusakan kemudi dan hanyut ke bagian selatan Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, dilanjutkan pada sekira pukul 06.52 Wita, hari Minggu, 14/06).

Operasi SAR yang sempat tertunda karena terkendala oleh persoalan pasang surut air laut, diawali dengan kegiatan sarapan pagi, bertempat di rumah salah seorang warga masyarakat Desa Appatanah yang dijadikan base camp tim SAR gabungan dari unsur Pos SAR Selayar dan Pos TNI-AL.

Usai sarapan pagi, tim SAR gabungan, berjalan kurang lebih dua ratus meter menuju Pelabuhan Rakyat Desa Appatanah dan langsung mengawali rangkaian briefing serta pembagian tugas tim sebelum berangkat menuju lokasi tempat kejadian peristiwa (tkp) hanyutnya, KLM. Reski Perdana 01di pesisir sebelah barat Pulau Polassi.

Mengawali kegiatan briefing, Dan Pos SAR Selayar, Febrianto, membagi dua tim, lima orang personil Pos SAR, diberangkatkan via, KM. Sinar Jaya 01 untuk menjalankan misi penyelamatan dan evakuasi dibawah komando, Danposal, TNI-AL, Lantamal VI, Lettu Laut (P) M. Aman Laguna.

Tim yang lain tetap di stand by kan, di kawasan Pelabuhan Rakyat Desa Appatanah, untuk mengatur dan mempersiapkan, 'skenario' kegiatan evakuasi lanjutan, mulai dari tahapan penyiapan pengoperasian perahu karet untuk mengantisipasi kemungkinan, kembali surutnya air laut, sampai dengan koordinasi penyiapan armada evakuasi darat dan upaya pemulihan trauma healing korban laka laut melalui pelibatan tim medis Puskesmas Lowa.

Sebelum berangkat ke lokasi evakuasi, Lettu Laut (P) M. Aman Laguna menyampaikan, "pagi ini,  misi evakuasi akan difokuskan pada upaya penyelamatan 24  orang penumpang KLM. Reski Perdana 01 yang sudah bergeser ke sisi sebelah barat Pulau Polassi".

Tim diminta untuk tetap safety dan mengepankan keselamatan masing-masing. (AF)

Selasa, 05 Mei 2020

Didi Kempot Maestro CampurSari Penikmat Ikan Asin

Didi Kempot Maestro CampurSari Penikmat Ikan Asin
Jawa Timur, Target News
Satu lagi penyanyi hebat yang menikmati masa jayanya di usia senja, sebelumnya Mbah Surip. Yang meninggal saat di puncak kariernya, kali ini sang maestro CampurSari Didi Kempot meninggal saat di puncak karier emasnya.

Innailaihi wa Innailaihi rojiun, Didi Prasetyo atau lebih populer Didi Kempot meninggal di rumah sakit Kasih Ibu Solo jam. 07.45 Wib.

"Mas Didi tidak memiliki riwàyat penyakit yang berat, paling sakit sesak nafas. Tapi sebelum puasa saya ketemu Mas Didi, saya kaget kalau kaki dan tangannya bengkak. Terus saya sarankan untuk periksa ke rumab sakit seperti biasa beliau cuma bilang Yo," ujar adik kandilung Dina Yulia sat bincang dengan TV One Selasa (5/5)

Menurut Dina, Didi Kempot seorang yang perhatian sama keluarga besar. "Sama semua keponakan mas Didi perhatian, apa yang diminta keponakan dan keluarga selalu dipenuhi," ujar Dina dengan terisak.

Dina menambahkan, kalau pulang konser dari berbagai kota ia selalu minta dimasakin ikan asin, lauk kesukaan penyanyi Stasiun Balapan itu.

"Meski lagi di puncak popularitas, Mas Didi nggak malu belanja di pasar untuk membeli makanan kesukaannya termasuk ikan asin," ujar Dina.

Meski di tengah di puncak kariernya Dina tidak melihat perubahan perilaku layaknya sang super star.

"Sama sekali tidak, Mas Didi tampil seperti biasa. Nggak ngartis, tetap  rendah hati," tegas Dina.

Bahkan pencipta 700 lagu fenomenal selalu memberikan modal usaha kepada kakak dan adiknya.

"Habis lebaran ini, Mas Didi berencana mau mewujudkan janjinya untuk nambahi modal usaha saya. Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain, beliau dipanggil Gusti Allah saat di puncak kariernya," tandas Dina Yulia

Dina menjelaskan kalau The Godfather of Broken Heart" akan dimakamkan di Kendal, Ngawi Jawa Timur. Selasa sore (5/5) (Buyil)

Jumat, 24 April 2020

DPW MOI Sulsel Buka Posko Bersama Peduli Covid-19

DPW MOI Sulsel Buka Posko Bersama Peduli Covid-19

Makassar, Target New

Ditengah maraknya pandemi covid-19, sehingga Sulawesi Selatan khususnya Kota Makassar Resmi Melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Maka Dewan Pimpinan Wilayah MOI (Media Online Indonesia) SULSEL bersama Ormas, Lsm dan Sahabat Guru serta Relawan Pendidikan. Hari ini Kamis 23/4/2020  resmi mendirikan Posko Bersama. Merupakan Posko awal di Sekertariat DPW MOI yang nantinya kita akan buka sesuai kebutuhan. Baik di Kota Makassar ataupun daerah lain yang berdampak Covid-19.

“Kami hadir untuk membantu pemerintah untuk mengawasi bansos covid-19 tepat sasaran atau tidak. Kami juga membantu masyarakat untuk mempermudah mencari informasi masalah bantuan dari Pemerintah,” kata Abd. Halim.

Lanjutnya RT dan RW Ketika ada persoalan di wilayahnya terkait Dampak Pandemi Covid-19, bisa disampaikan ke kami untuk diteruskan kepada pemerintah selaku pengambil kebijakan ataupun ke Satgas Covid-19.

"Harapan kami pemerintah dapat membuka akses untuk kepentingan masyarakat. Sehingga dalam PSBB ini tidak akan ada masyarakat yang mati karena kelaparan".

Ketua - ketua Ormas dan LSM yang bergabung sangat merespon baik kehadiran Posko Peduli Dampak Covid-19.

Kami juga membuka Open Donasi yang menerima Masker, hand sanitizer, Sembako dan Uang Tunai. Yang nantinya kami salurkan pada masyarakat yang betul-betul berdampak pandemi Covid19. Kami berharap para donatur yang hari ini berlebih bisa ikut berbagi bersama kami guna membantu pemerintah dalam mengatasi covid-19.

Lanjut, Halim berharap semoga kegiatan ini dapat membantu meringankan beban pemerintah dan masyarakay melawan covid-19.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melawan covid-19. Tetap jaga diri, Jaga Jarak, Jaga kesehatan dan lindungi keluarga. Bagi Ummat Islam yang akan melaksanakan sholat Tarwih, dan Puasa. Mari kita sama-sama ikuti petunjuk pemerintah jika masih memungkinkan melaksanakan Ibadah Sholat Tarwih tetap memakai masker dan jaga jarak. Semoga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bisa menjadi Solusi mengatasi Pandemi Covid-19," tutup Ab Halim Bendahara DPW MOI SULSEL.**

Selasa, 10 September 2019

Diduga Pelaku Pembunuh Rizal-Hasan Belum Tertangkap

Diduga Pelaku Pembunuh Rizal-Hasan Belum Tertangkap

Wajo, Target News
Sungguh tragis nasib yang dialami Rizal, 37, beranak  satu Yaya,1,  penduduk kelurahan Dua Limpoe Kecamatan Maniangpajo Kabupaten Wajo, bermaksud melerai kakaknya perempuan yang dipukul suaminya Hasan dengan babak belur, ternyata berujung maut bagi Rizal yang ditikam bertubi-tubi tanpa merasa iba atau kasihan.
Peristiwa mengenaskan  di siang bolong yang dialami Rizal dengan bersimbah darah, begitu singkat, ia roboh terkapar di belakang rumahnya sendiri dengan kurang lebih dua puluh satu kali tusukan mematikan di tangan Hasan iparnya sendiri, pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019 lalu.
Kejadian mematikan ini, ketika wartawan ini bertandang ke rumah duka beberapa hari setelah peristiwa naas tersebut sempat menemui Rezki Isteri Almarhum Rizal menjelaskan , “Saya sedang duduk-duduk di kamar sama bapaknya Yaya (Alm Rizal) tiba-tiba terdengar  kakak perempuannya Alm Rizal (isteri Hasan) menangis karena dipukul sama suaminya, makanya Rizal turun ke rumah untuk menengahi, tidak lama kemudian saya juga turun dan sudah melihat suamiku terbaring ditikam,” jelas Rezki dengan menangis terisak mengenang suaminya ketika itu.
Ditambahkan,”Tadinya sewaktu saya turun melihat sudah ditikam dan mau menolong , malah saya juga diancam badik yang sudah berlumuran darah. Dan sedihnya saya,” kata Rezki, “Kemudian sekitar 15 menit sebelum kejadian, sempat Hasan minta uang sepuluh ribu untuk beli rokok, bahkan dia diberi lima puluh ribu rupiah sama bapaknya Yaya. Memang sering-sering kalau Hasan bertengkar dengan isterinya, selalu juga Alm Rizal turut membela kakaknya. Itulah mungkin sehingga Hasan sakit hati sama almarhum dan bahkan Hasan pernah mengingatkan kepada isterinya bahwa ia akan membunuh Rizal dan terjadi betul,” ungkapnya dengan kucuran air mata yang tak terbendung.
Masih kata Rezki,”Bahwa Kapolsek Maniangpajo AKP Agung Sapto Hidayat memanggil saya untuk diambil dataku satu minggu setelah kejadian dan menyampaikan bahwa pelaku sudah diketahui  titik-titik tempat persembunyiannya, berdoa saja supaya bisa ditangkap dekat-dekat hari ini”. (Anna)

Rabu, 14 Agustus 2019

Asmara Abigail Gelisah Perannya Monoton

Asmara Abigail Gelisah Perannya Monoton

Jakarta, Target News
   Asmara Abigail, mengaku gelisah lantaran banyak tawaran main film yang perannya cenderung monoton. Karenanya Wanita berkulit eksotik ini perlu variasi peran, hal itu dimaksudkan agar kemampuan aktingnya terus diasah. Sehingga tidak monoton dan flat. Hal itu tengah diupayakan Asmara Abigail. "Aku tipe orang yang gelisah kalau mendapatkan peran yang monoton. Makanya aku pengen keluar dari zona nyaman," aku Asmara saat ditemui di bioskop Grand Indonesia Jakarta Pusat Selasa malam (13/8)
     Beruntung kegelisahannya didenger Hestu Saputra, sehingga Wanita berkulit eksotik yang sering memainkan peran tomboy ini ditawari main film #Moveonaja. "Aku sempat ragu, ketika ditawari jadi wanita feminin yang melankolis, tapi karena tekadku besar untuk keluar dari zona nyaman. Makanya aku coba," ujarnya.
       Film produksi bersama rumah produksi Northcliff Entertaiment dan Open Door Films, membuat Asmara memerankan seorang wanita yang feminim dan sedikit tomboy.
     "Peranku sebagai Nadia ini, karakter wanita yang feminin, sedikit tomboy, jutek, dan juga cuek. Bertolak belakabg banget sama keseharianku yang tomboy ini," kata Asmara sembari tertawa renyah. Amara menambahkan, kalau dirinya bukan tipe wanita yang tergantung hidup dengan lelaki, seperti karakter Nadia yang ia perankan.
       "Aku tuh jauh dari tipe cewe yang ketergantungan sama laki-laki, " tegas Asmara.
     Untuk itu Asmara mengaku enjoy ketika menjomblo, hidup tanpa laki-laki disisinya. "Makanya aku deg-degan banget perankan Nadia," aku wanita berusia 27 tahun itu.
     Karenanya ia pasrahkan kepada penonton untuk masalah bagus tidaknya memerankan sosok Nadia. "Sebagai pemain, saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Soal hasil akhirnya seperti apa, saya serahkan kepada masyarakat yang menonton " tandas Asmara Abigail pamit nonton film yang dibintanginya ,#Moveonaja (Buyil)