Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Tampilkan postingan dengan label Hiburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hiburan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Agustus 2019

Asmara Abigail Gelisah Perannya Monoton

Asmara Abigail Gelisah Perannya Monoton

Jakarta, Target News
   Asmara Abigail, mengaku gelisah lantaran banyak tawaran main film yang perannya cenderung monoton. Karenanya Wanita berkulit eksotik ini perlu variasi peran, hal itu dimaksudkan agar kemampuan aktingnya terus diasah. Sehingga tidak monoton dan flat. Hal itu tengah diupayakan Asmara Abigail. "Aku tipe orang yang gelisah kalau mendapatkan peran yang monoton. Makanya aku pengen keluar dari zona nyaman," aku Asmara saat ditemui di bioskop Grand Indonesia Jakarta Pusat Selasa malam (13/8)
     Beruntung kegelisahannya didenger Hestu Saputra, sehingga Wanita berkulit eksotik yang sering memainkan peran tomboy ini ditawari main film #Moveonaja. "Aku sempat ragu, ketika ditawari jadi wanita feminin yang melankolis, tapi karena tekadku besar untuk keluar dari zona nyaman. Makanya aku coba," ujarnya.
       Film produksi bersama rumah produksi Northcliff Entertaiment dan Open Door Films, membuat Asmara memerankan seorang wanita yang feminim dan sedikit tomboy.
     "Peranku sebagai Nadia ini, karakter wanita yang feminin, sedikit tomboy, jutek, dan juga cuek. Bertolak belakabg banget sama keseharianku yang tomboy ini," kata Asmara sembari tertawa renyah. Amara menambahkan, kalau dirinya bukan tipe wanita yang tergantung hidup dengan lelaki, seperti karakter Nadia yang ia perankan.
       "Aku tuh jauh dari tipe cewe yang ketergantungan sama laki-laki, " tegas Asmara.
     Untuk itu Asmara mengaku enjoy ketika menjomblo, hidup tanpa laki-laki disisinya. "Makanya aku deg-degan banget perankan Nadia," aku wanita berusia 27 tahun itu.
     Karenanya ia pasrahkan kepada penonton untuk masalah bagus tidaknya memerankan sosok Nadia. "Sebagai pemain, saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Soal hasil akhirnya seperti apa, saya serahkan kepada masyarakat yang menonton " tandas Asmara Abigail pamit nonton film yang dibintanginya ,#Moveonaja (Buyil)

Rabu, 12 September 2018

Konser Samuccaya Roadshow To Mahandini berlangsung Sukses


Konser Samuccaya Roadshow To Mahandini berlangsung Sukses

Purwokerto, Target News   
Konser perdana Samuccaya Roadshow To Mahandini Dewa Budjana yang digelar di Hotel Santika berlangsung meriah dan sukses. Acara yang dimulai pukul 20.30 disaksikan penggemar Dewa Budjana yang datang dari berbagai kota Jawa Tengah dan Jakarta.
      Konser dibuka dengan tembang yang diambil dari album lawas Dewa Budjana diantaranya, Kromatik lagi Saniscara, Suniakala  dan  Solas PM.  
       Budjana begitu ia biasa disapa mengatakan konser perdananya di Purwokerto sebagai sarana pelatihan sebelum konser di kota berikutnya. Baik di Cirebon, Yogyakarta, Semarang dan Solo. "Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran kalian di Konser ini, mohon doanya agar konser di kota lain di Jawa Tengah dan Pulau lain bisa berjalan lancar. Sebelum akhirnya kami mengeluarkan album Mahandini," ujar Budjana yang disambut tepuk tangan riuh dari penggemarnya.
       Pertunjukan makin hangat ketika Budjana meluncurkan tembang Dreamland dan Joged Kahyangan.
     "Konser Samuccaya ini persiapannya lumayan mepet, sekitar dua mingguan kita bersepakat sama Lemmon ID. Alhamdulillah, kalian mau bisa menikmatinya," kata Budjana sebelum menggebe dengan tembang
Caka, Zeantury, Early Morning dan Dawaiku.
      "Puas, nggak nyesel jauh jauh datang dari Yogyakarta untuk menyaksikan konser idola saya ini," ujar Shinta, penggemar Budjana yang datang khusus dari Yogyakarta.
       Pengoleksi album Budjana ini mengaku tidak sabar menunggu konser  Samuccaya Roadshow to Mahandini yang juga bakal di kampung halamannya.
       "Nggak sabar, begitu dengar Budjana gelar konser di Purwokerto. Aku langsung beli tiket, karena kalau nunggu Konser di Yogyakarta kebentur sama kerjaan ku,". Ujar wanita Ayu ini ramah.
       Konser ditutup dengan tembang Queen Kanya, On The Way Home, Hyang Giri dan Surya Namaskar. (Nia Kurniati)

Cut Meryiska Demi Film Kesempatan Keduda


Cut Meryiska Demi Film Kesempatan Keduda

Jakarta, Target News
      Semula Cut Meryiska mengira kalau proses syuting sinetron dan film sama. Tapi setelah dijalani lumayan berbeda, untuk itu artis berdarah Aceh ini sampai harus cuti dari syuting sinetron Anak Langit yang turut mengantarkan hingga puncak popularitas.
     "Syuting film jauh lebih lama, semua itu karena pengambilan gambar nya mesti detail. Nggak seperti sinetron, makanya aku mesti cuti. Supaya syuting film Kesempatan Keduda ini nggak terganggu," ujar Cut Meryiska saat peluncuran trailer dan poster Film Kesempatan Keduda besutan Hanny R Saputra di Jakarta belum lama ini.
         Meski harus menjalani syuting film ketiganya produk si RA Pictures lumayan menyita waktu dan melelahkan tapi tidak membuatnya kapok.
       "Namanya cari duit dan passion aku di dunia akting ya, nggak akan kapok. Kalau kapok artinya aku nggak bisa cari duit donk," ujar bintang sinetron Anak Langit ini.
        Karenanya, ketika Raffi Ahmad, aktor yang kini total menekuni bisnis Rumah Produksi nawari Cut Meryiska untuk terlibat di film komedi keluarga ini. Ia tidak kuasa menolak. "Aa Raffi cuma bilang, coba baca dulu sekenarionya, karena milih aku karena perannya hanya pas kalau aku yang memainkannya. Ya, benar saja setelah membaca cerita nya, aku langsung tertarik" ujar gadis cantik bertubuh mungil ini.
      Bintang film Jaran Goyang ini mengaku surprise bisa terlibat di film Kesempatan Keduda, karena di film ini dirinya mendapat peran yang menantang.
     Ia berperan sebagai Syafa yang berpacaran dengan Diego, artis sok ganteng yang diperankan penyanyi Bastian Steel.
      "Syafa ini tokoh yang sayang sekali dengan orang tua, terutama ayahnya. Dia punya pacar si Bastian, tapi karena dia artis sok ganteng, kita putus," ujar Meyriska.
      .Selepas putus dari Diego, Syafa pun bertemu dengan Abi (Raffi Ahmad) dan Ken (Zizan Razak), dua orang sahabat yang baru saja menduda. Syafa pun terpincut dengan salah satu dari mereka.
       "Pokoknya cerita keren deh, kalau mau jelasnya temen temen media nonton dulu filmnya," tutup Cut Meryiska. (Nia Kurniati)


Selasa, 11 September 2018

Jelang Release Album ke 10, Dewa Budjana Gelar Konser 5 Kota


Jelang Release Album ke 10, Dewa Budjana Gelar Konser 5 Kota

Jakarta, Target News
Banyak cara dilakukan musisi dalam berpromosi album dan single, ada yang menggelar promo melalui radio, medsos, jumpa pers baru konser. Tapi lain halnya dengan gitaris kelas dunia Dewa Budjana. Dalam rangka promo album ke 10 yang bertajuk Mahandini. Dewa Budjana menggelar konser di 5 kota bertajuk ‘Sammuccaya Roadshow to Mahandini’.
       "Ibarat olahragawan, sebelum bertanding perlu pemanasan. Nah, konser 5 kota sebagai sarana pemanasan sebelum peluncuran album  ke 10 saya," ujar Budjana usai menggelar Jumpa Pers jelang road to konser 5 kota di Jawa Tengah dan Yogyakarta di Studio Lennon Id, Pejaten Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan Rabu pekan lalu.
       Konsernya sendiri ini akan dimulai b di Purwokerto (12 September), Cirebon (13 September), Yogyakarta (18 September), Semarang (20 September) dan berakhir di Solo (25 September) mendatang atas dukungan  LEMMON.ID selaku promotor sekaligus produser eksekutif album ‘Mahandini’ dan bekerjasama dengan Forum Wartawan Hiburan FORWAN Indonesia.
       Sementara menyoal album terbarunya ini, Budjana mengungkapkan, ‘Mahandini’ terdiri dari dua suku kata yakni Maha yang berarti besar atau agung dan Nandini yang berarti kendaraan.
         “Jadi album ini bermakna kendaraan yang agung. Seperti musisi-musisi yang terlibat di album ini, saya belajar lagi cara mereka bekerja,” ungkap Budjana, serius.
         Budjana mengatakan proses pengerjaan album Mahandini sejatinya sudah dilakukan sejak awal tahun, namun karena satu dan lain hal proses mixing baru selesai pada bulan Juni lalu. "Sebenarnya proses rekaman sendiri hanya sekali, karena live recording,” paparnya.
         Menariknya di album Budjana kali ini, mantan gitaris grup Red Hot Chili Peppers (RHCP), John Frusciante alias Trickfinger turut membidani.
          Budjana mengatakan dari 7 lagu baru di album Mahandini, 2 diantaranya merupakan karya John.
           “Kerjasama ini merupakan rejeki buat saya. Padahal sejak dia keluar dari RHCP ditemui saja susah. Saya kenal John sejak tahun 2015, tapi tiap tahun kita ketemu. Waktu saya cerita ada proyek album ini, dia bilang bersedia  membantu,” ujar Budjana.
Budjana menambahkan, usai menggelar tur di 5 kota, sebagai penutup  konser akan dilakukan di Jakarta.
Album Mahandini akan diluncurkan pada saat konser tutup tahun di Jakarta,” katanya memberi bocoran.
        Seperti diketahui, petualangan musik gitaris grup band GIGI ini dalam melahirkan album solonya selalu menyimpan banyak energi berlipat. Selalu saja ada kejutan yang membuat racikan musik di tiap album menjadi berbeda.
        Tak heran, masing-masing album memiliki kekuatan, daya pikat, dan keunikan yang hanya ditemukan dalam permainan gitar Budjana.
           Seperti terekam dalam jejak karir musik Budjana melalui album yang telah dirilis sebelumnya ‘Album Nusa Damai’, ‘Gitarku’, ‘Samsara’, ‘Home’, ‘Dawai In Paradise’, ‘Joged Kahyangan’, ‘Surya Namaskar’, ‘Hasta Karma’ dan album ‘Zentuary’ yang masing-masing memiliki kekuatan berbeda.
         Dalam gelaran Samuccaya Roadshow To Mahandini Dewa Budjana, Dewa Budjana menggandeng para musisi yang kerap menemani disaat konser, yaitu Shadu Rasjidi (bass), Demas Narawangsa (Drum), Saatsyah (flute), Irsa Destiwi (piano), serta Marthin Siahaan (keybord).
       Untuk bisa menikmati konser ini, harga tiket di bandrol Rp 650 ribu (ViP) dan Rp 350 ribu (Festival). Tiket bisa diperoleh di Loket.com, atau bisa juga ke Budjana.com. (Nia Kurniati)


Senin, 03 September 2018

Bunga Zainal Turunkan Berat Badan


Bunga Zainal Turunkan Berat Badan

Jakarta, Target News
      Untuk mendapatkan sebuah peran yang diinginkan rela melakukan apa saja, termasuk menurunkan berat badan sesuai tokoh yang diperankan. Setidaknya itu di lakukan artis cantik Bunga Zainal, ketika disodori cerita Dancing In The Rain. "Perannya menantang banget, aku berteman dengan  anak autis dan harus memahami perilakunya. Karena aku jadi gadis mungil, maka aku mesti menurunkan berat badan hingga tujuh kilo," ujar Bunga Zainal usai menggelar acara Meet & Great film terbarunya Dancing In The Rain di Cibinong, Depok Jawa Barat Sabtu (1/9).
        Bunga mengaku lumayan berat untuk menurunkan berat badan dan memahami karakter yang ia mainkan. "Aku kan seorang ibu dan istri, nggak bisa sembarangan main diet. Karena menyangkut anak dan suami, kalau aku diet. Beruntung suami saya memahami, " aku Bunga Zainal sambil senyum.
         Meski ia istri seorang produser film yang lumayan produktif, Bunga mengaku tidak pernah merengek minta dilibatkan di setiap film produksi film di PH milik Sukhdev Singh suaminya. "Aku profesional, kalau memang nggak ada peran yang cocok. Aku nggak maksain, apalagi sampai merengek. Bukan aku itu," tegas ibu dua anak ini.
       Untuk itu, jangan heran Bunga Zainal jadi irit peran dibandingkan ketika ia masih gadis dulu. "Aku mesti menahan diri, nggak boleh hantam kromo dan hati-hati. Jadi jangan terkesan mentang mentang istri produser harus main di film produksi suami," tandas Bunga Zainal.
(Nia Kurniati)

Olivia Noor Solo Karier


 Olivia Noor Solo Karier

Jakarta, Target News
           Setelah sukses dengan dengan Melly Elvan dengan duo Serigala. kini Olivia Noor mencoba peruntungan dengan bersolo karier.
       "Sebagai penyanyi, saya harus mencoba berbagai cara untuk mencapai popularitas seperti yang saya impikan. Duo Serigala sebenarnya sudah mulai punya nama, tapi saya ingin mencoba bersolo karier. Siapa tahu ada milik, sehingga nama saya makin populer," ujar Olivia saat bincang dengan media ini di Kemang Jakarta Selatan Rabu (29/8).
       Sebagai gebrakan karier Solonya, Olivia meluncurkan single perdananya bertajuk Pilih Kiri Kanan (Pikirkan).  Mengusung jenis musik Dangdut modern yang sedang menjadi trend di Indonesia kini. Single ”Pilih Kiri Kanan" ini bercerita tentang seorang gadis yang harus meminta kepastian dari seorang lelaki yang bingung harus memilih dirinya atau perempuan Iain. Dengan musik hasil  aransement Wildan dan suara khas Olivia Noor lagu Pikirkan diharapkan mampu diterima dan disukai masyarakat Indonesia."Saya berharap lagu Pikirkan bisa diterima penikmat, sehingga mampu mengangkat nama saya di industri musik Indonesia," ujar pedangdut berdarah Jawa Manado ini.
      Walau baru beberapa hari di Chanel YouTube, tembang Pilih Kiri Kanan sudah ditonton 30.000 viewers. "Alhamdulillah lagu saya mendapat sambutan masyarakat, mudah-mudahan viewers terus bertambah hingga jutaan seperti lagu Syantiiik nya Siti Badriah," ujar Olivia.
     Di sela kesibukan bernyanyinya Olivia Noor memanfaatkan waktu senggangnya dengan menekuni hobi menari dan modeling. Beberapa aktivitas modeling yang diunggahnya di account social media seperti Instagram. Aktivitas modelingnya mendapat sambutan yang sangat baik, hingga saat ini followers instagram Olivia Noor sudah mencapai sekitar 24.000 (Nia Kurniati)


Connie Nurlita Nyanyi Lagu Jawa


Connie Nurlita Nyanyi Lagu Jawa

Jakarta, Target News
         Pedangdut yang mengorbit lewat tembang Cinta Karet, Connie Nurlita dalam berkarier ingin tampil beda, karenanya di single terbarunya yang bertajuk Ayang Ayangmu gubahan Didi Kempot dan Maxi Band Bagindas dengan lirik Jawa.
     "Lumayan susah nyanyi Jawa, tapi seru juga. Beruntung mas Didi Kempot ngajari saya untuk cengkok cengkok bahasa Jawa," ujar Connie Nurlita usai jumpa pers dengan tema Connie Nurlita The Energi Of Dancedhut di Banda Cafe & Resto di Kemayoran, Jakarta Pusat. Rabu (30/8).
      Sekembalinya ke panggung hiburan Tanah Air dengan merilis sebuah album berjudul “Baru 6 Bulan” pada Mei 2017, kini Connie menggebrak lagi dengan karya terbarunya berjudul “Ayang Ayangmu”. Lirik dan musik lagu ini diadaptasi Didi Kempot dan Mike Bagindas dari lagu hits Mandarin berjudul “Ci She Pen”.
      "Walau dia orang Manado, tapi dia keren menyanyikan tembang Jawa. Aku salut sama usahanya untuk njawani," puji Didi Kempot.
        Kehadirannya Connie lewat single teranyarnya ini juga diapresiasi oleh INASGOC sebagai penyelenggara resmi Asian Games 2018. Connie diundang untuk menghibur para atlit dari berbagai negara di Asia yang mengikuti Asian Games. Untuk itu, INASGOC memberikan apresiasi berupa sertifikat terkait support Connie dalam penyelenggaraan Asian Games kali ini. "Puji Tuhan single saya di apresiasi panpel Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Mudah mendapatkan masyarakat pun begitu," Tutup Connie Nurlita.(Nia Kurniati)

Rabu, 29 Agustus 2018

Sherina Gamang


Sherina Gamang
Jakarta, Target News
     Walau film Petualangan Sherina sukses besar ternyata tidak membuat Sherina Munaf merasa piawai dalam berakting. Apalagi ia memang cukup lama vakum di dunia hiburan. "Aku tuh udah lama absen dari dunia akting, ini membuat aku gamang. Masih bisa akting gak ya," ujar Sherina saat ditemui usai nobar film Wiro Sableng bareng awak media di bioskop XXI Epecintrum, Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (27/8).
       Apalagi peran yang disodorkan Lala Timothy peran Anggini, tokoh yang banyak melakukan adegan barantem. "Tokoh aku lumayan berat, karena banyak adegan berantemnya ketimbang dialog, " Ujar Sherina.
         Tapi setelah menjalani syuting selama 3 bulan dan kemudian melihat hasilnya saat pers screening. "Aku kaget banget, ternyata aku masih bisa akting ya," seloroh putri ketua Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf ini.
          Sherina optimis film Wiro Sableng,  yang sinetronnya pernah sukses di layar RCTI puluhan tahun akan diburu penggemar novel Wiro Sableng karya Bastian Tito.
      "Apalagi film ini akan. Diputar di bioskop di seluruh dunia, pastinya penontonnya akan berjubel. Syukur bisa box office di seluruh dunia ya," tandas Sherina Munaf. (N. Kurniati)

Rossa Menangis Melihat Peserta Indonesian Idol Yunior Tereleminasi


Rossa Menangis Melihat Peserta Indonesian Idol Yunior Tereleminasi

Jakarta, Target News
       Rossa ternyata tipe orang yang mudah terharu dan menangis, apalagi melihat anak-anak yang sedang bersedih. Untuk itu ketika ia ditawari menjadi juri Indonesian Idol Yunior oleh RCTI. Rossa sempat menolak, karena takut tidak bisa fair apabila melihat peserta anak menangis.
    "Aku sempat ragu, takut nggak bisa menjadi juri yang baik. Karena aku orangnya gak tegaan, tapi setelah dibujuk terus, aku coba deh. Meski aku mesti harus banyak belajar," ujar Rossa saat ditemui di Tower 1 RCTI jelang penayangan program unggulan RCTI. Selasa (28/8).
         Benar saja, ketika menjadi juri ia lebih banyak menangis lantaran suara peserta Indonesian Idol Yunior yang bagus bagus dan berkualitas.             "Jujur aku kaget bahkan ternganga ketika melihat kualitas peserta kualitas peserta Indonesian Idol Yunior kali ini," ujar ratu soundtrack film Indonesia ini.
        Karenanya, ketika ada peserta yang tereliminasi Oca sering menangis lantaran tidak tega melihat anak anak menangis. "Aku menangis lantaran nggak tega kalau melihat menangis tereliminasi. Tapi, nggak sedikit juga karena terharu dengar suara peserta yang kualitasnya keren," aku Oca jujur.
         Setelah melihat potensi peserta Indonesian Idol Yunior Oca yakin nantinya ada jebolan yang bakal jadi penyanyi besar.
       "Banyak berlian di Indonesian Idol Yunior kali ini. Kalau dibina secara benar, bisa menjadi penyanyi hebat dan populer," pungkas Rossa. (Nia Kurniati)

RCTI Hadirkan Indonesian Idol Junior 2018


RCTI Hadirkan Indonesian Idol Junior 2018

Jakarta, Target News
        Ternyata program ajang pencarian bakat di bidang tarik suara masih digemari masyarakat. Terbukti ajang seperti Indonesian Idol Yunior ratingnya masih tinggi. Beranjak dari kenyataan tersebut RCTI mencoba menghadirkan Indonesian Idol Yunior yang sebelumnya sukses tayang di RCTI.
       Program ini  merupakan program pencarian idola junior yang mempunyai bakat menyanyi dengan target anak-anak berusia 5 sampai 14 tahun.  “Melalui Indonesian Idol 2018, kami memberikan kesempatan kepada para junior untuk menjadi idola dan menjadi bintang. Diharapkan dari kegiatan Big Audition yang dilakukan di Medan, Surabaya dan Jakarta dapat ditemukan idola junior baru yang menginspirasi kreativitas anak – anak I dan keluarga Indonesia, sekaligus juga menghibur,” ujar CEO RCTI, Kanti Mirdiati
       Managing Director RCTI, Angela Tanoesoedibjo menjelaskan Indonesian Idol Junior 2018 akan dimulai dengan penayangan proses audisi seleksi yang akan dilanjutkan dengan babak eliminasi. Dari proses tersebut akan diambil 16 Junior terbaik  yang siap untuk maju ke  babak Spektakuler.  “Setelah sukses dengan Indonesian Idol season 9, RCTI menghadirkan kembali Idol Junior yang membidik anak-anak berbakat di Indonesia mulai usia 5 sampai 15 tahun. Selain berkemampuan untuk bernyanyi, kami mencari Idol Junior yang berkarakter tentunya”
      Maria yang sukses di Indonesian Idol, merupakan produk dari Indonesian Idol Junior. RCTI  bertekad menjaring talenta-talenta cilik baru di Indonesian Idol Junior 2018, dan nantinya diharapkan bisa sukses di level senior seperti Maria.
        Para Junior yang lolos dalam Top 16 inilah akan tampil pada live show pertama dan akan ditayangkan pada Jum’at 31 Agustus 2018 pukul 15.30 WIB yang dipandu oleh host Daniel Mananta dan co-host Agatha Chelsea. Formasi juri untuk tahun ini pun berbeda, “Akan ada warna baru di Indonesian Idol Junior. Kali ini mereka terdiri dari Maia Estianty, Rossa, Rizky Febian dan Rayi RAN. Harapan kami Indonesian Idol Junior dapat diterima oleh pemirsa RCTI dan memberikan hiburan serta inspirasi dalam bekarya di bidang bernyanyi” ujar Dini Putri, Director Programming & Acquisition RCTI.
          Sedangkan President FremantleMedia Indonesia, Indriena Basarah mengungkapkan kegembiraannya bisa kembali bekerjasama dengan RCTI untuk membuat Indonesian Idol Junior. “Idol Junior adalah program yang sukses di 9 negara, yaitu Puerto Rico, Brazil, Jerman, Spanyol, Norwegia, India, Vietnam, Bangladesh dan Indonesia. Maka, ini merupakah sebuah langkah yang tepat untuk kembali menghadirkan Indonesian Idol Junior di Indonesia. Kami yakin kita akan mendapatkan bakat-bakat terbaik dari seluruh Indonesia”. Ujar Indriena Basarah. (Nia Kurniati)

Minggu, 26 Agustus 2018

Kurban Forwan Bantu dan Berdayakan Warga Parungkuda Sukabumi


Kurban Forwan Bantu dan Berdayakan Warga Parungkuda Sukabumi

Sukabumi, Target News
Dalam rangka perayaan Idul Adha tahun ini Forum Wartawan Hiburan (Forwan) Indonesia bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), PT. Kino Indonesia Tbk, Nagaswara dan Pro Aktif menggelar kurban lima ekor kambing dan santunan 93 anak yatim di Bojongkokosan, Parung Kuda, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (24/8).
 "Alhamdulillah Forwan dititipkan amanah penyaluran tiga ekor kurban tiga kambing dari BAZNAS dan dua ekor kambing dari PT Kino Indonesia Tbk. Selain itu Agi Sugiyanto selaku Dewan Pertimbangan Forwan juga berpartisipasi dalam santunan kepada 93 anak yatim," ujar D Novriansyah, ketua pelaksana panitia Tebar Kurban Duafa Forwan usai acara.
Deputi BAZNAS, Arifin Purwakananta menyebut jika apa yang dilakukan Forwan sejalan dengan program yang tengah dilakukan pihaknya.
"Acara ini sejalan dengan program BAZNAS yang memiliki program 'Kurban Berdayakan Desa’ dan diharapkan dapat membuat ekonomi di desa tumbuh dan berkembang," ujar Arifin.
Sementara itu, Agi Sugiyanto melihat sinergi Forwan dengan Pro Aktif dalam menggelar pelaksanaan kurban dan santunan kepada anak yatim ini sebagai sebuah sinergi positif yang patut terus dipertahankan.
Kegiatan ini adalah bentuk dukungan saya pribadi terhadap setiap kegiatan charity yang dilakukan teman-teman Forwan," ujar produser Pro Aktif ini.
Agi menambahkan, kegiatan yang dilakukan Forwan seperti santunan dan kurban bisa menjadi motivasi bagi pihak lain untuk mendorong berbuat kebajikan untuk sesama.
Sutrisno Buyil selaku ketua umum Forwan besyukur setiap kegiatan sosial yang dilakukan Forwan bisa terlaksana dan menginspirasi banyak pihak.
"Ini mendorong Forwan untuk terus meningkatkan kegiatan sosial lainnya di tengah kesibukan para jurnalis sehari-harinya," pungkas Sutrisno Buyil.
Acara ini juga didukung oleh Nagaswara dan Maxima Pictures.(Boeyil)

Sabtu, 04 Agustus 2018

Buku Aktingnya Didi Petet "Wasiat Sang Maestro Seni Peran"


Buku Aktingnya Didi Petet
"Wasiat Sang Maestro Seni Peran"

Jakarta, Target News
       Sebagai seorang aktor dan dosen, Didi Petet memang komplit, ia bisa memainkan beragam peran dengan natural, tidaklah berlebihan kalau film dan sinetron yang ia mainkan selalu menjadi tontonan yang menghibur tapi juga jadi panduan akting lewat layar lebar maupun televisi. peran Emon di film Catatan Si Boy, Kabayan di berbagai judul film Kabayan, dan sinetron Preman Pensiun di RCTI salah satu contoh akting mumpuni Didi Petet.
       Untuk itu,, ilmu akting banyak dipelajari dan jadi rujukan mahasiswa baik IKJ maupun perguruan tinggi lainnya.
        Sebuah buku mengenai teori acting dari sang maestro seni peran yang telah memerankan banyak sekali peran dalam dunia seni pertlmjukan Indonesia baik di atas panggung maupun di layar perak.
      "Buku ini bisa menjadi panduan cara berakting bagi siapa saja baik itu artis profesional maupun mereka yang profesional namun bukan artis dan ingin mengenal dunia akting yang diperkenalkan oleh Didi Petet”, kata Amato Assegaf, pada saat soft launching buku ini, Selasa (31/7/2018) di Jakarta.
          Buku ini sudah tentu menjadi sebuah angin segar di tengah minimnya buku mengenai seni peran itu sendiri dan juga sudah dapat dipastikan akan mengobati kerinduan kita semua akan sosok yang terkenal dengan peran Kabayan.
      Dan "Buku Aktingnya Didi Petet” menjadi judul buku yang ditulis oleh Amato Assagaf dengan tebal 246 halaman dan bersumber dan' wawancara Didi Petet oleh Yayu Unru, Amato Assegaf, Yehuda Gabriel , dan Faisal Aidid.
     Meski secara umum berupa paduan cara berakting dari Didi Petet yang dapat di gunakan oleh calon actor sebagai manual book dalam mereka mengerti dan belajar akting, Tapi bila di telaah lebih dalam buku ini berisikan pernyataan-pernyataan filosofis dan pemikiran mendalam dari almarhum Didi Petet mengenai kehidupan.
       Seperti yang dikatakan sendiri oleh Amato dalam kata pengantar, bahwa buku ini, “Menjangkau tidak hanya para actor professional dan para professional bukan actor, tapi juga siapa saja yang ingin berkenalan dengan Aktingnya Didi Petet”
        Keinginan penulisan buku ini sendiri sebenarnya telah dimulai semenjak 13 tahun yang lalu, dan penulis Amato Assagaf sendiri telah sempat melakukan wawancara intensif dengan Almarhum Didi Petet secara langsung. Namun sayang proyek penulisan buku ini harus tertunda, dan baru setelah Didi Petet berpulang pada tanggal 15 Mei 2015 proyek penulisan buku ini pun dilanjutkan kembali, dan kali ini berkat bantuan dari Artha Graha Peduli dan Artha Graha Network buku ini berhasil rampung dan siap menjadi buku wajib baca para calon aktor, para aktor, pecinta seni peran, atau siapa saja yang rindu akan sosok Didi Petet. Buku ini juga nnerupakan terbitan pertama dari Haluan Seni Nusantara.  (Nia Kurniati)

Setelah Puasa 7 Tahun Rahayu Kertawiguna Mulai Petik Buah Manis


Setelah Puasa 7 Tahun Rahayu Kertawiguna Mulai Petik Buah Manis

Jakaarta, Target News
      Ditengah kesulitan pasti ada jalan untuk kebahagiaan, hal itu yang diyakini Rahayu Kertawiguna, CEO Nagaswara musik. Setelah tujuh tahun 'puasa' menikmati kesuksesan penyanyi dibawah manajemennya.  Akhirnya Nagaswara mulai menuai buahnya.
        Diawali Dari kesusksesan tembang Syantik yang dilantunkan pedangdut Siti Badriah, membuat gairah Rahayu untuk mengeluarkan album karaoke kompilasi dengan label New Funtastik Hitz.
        "Kami ingin  mengisi kekosongan album karaoke, apalagi yang bisa digunakan untuk aerobik dan senam. " Ujar Rahayu saat peluncuran album karaoke yang diisi penyanyi beken orbitan Nagaswara, Fitri Carlina, Siti Badriah, Zaskia Gotik, Uci Sucita, Meggy Diaz, Duo Anggrek, Hesty Klepek Klepek,
         Fenomena lagu Syantik perlu didorong dengan peluncuran album karaoke yang lebih heboh."Kami melihat kebosanan di musik dangdut yang dikuasai genre koplo sebagai sebuah peluang memunculkan genre dancedut. Kami coba menciptakan genre baru yang enak dan asyik untuk dinikmati penikmat musik Indonesia dan ternyata kehadirannya bisa diterima dan sangat menghibur masyarakat,” ujar Rahayu
      Untuk itu Nagaswara kembali meluncurkan album kompilasi terbaru yang diberi nama ‘New Funtastik Hits’, yang merupakan album VCD Karaoke & Senam Aerobik, yang dibawakan oleh sejumlah artis, seperti : Zaskia Gotik, Fitri Carlina, Duo Anggrek, Bebizy, Hesty Klepek Klepek, Sherly Mey, Ratu Idola, Meggy Diaz, Ucie Sucita, Denias dan Susi Ngapak.
“Album kompilasi ini kita buat berbeda dari yang sebelumnya, sebagai wujud eksistensi dari kami untuk terus berkarya dan menghibur masyarakat luas, agar bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ucap dewan kehormatan Forum Wartawan Hiburan (Forwan) ini.         
         Rahayumenambahkan album VCD Karaoke yang diluncurkan yaitu VCD Top Hits Karaoke berisikan lagu-lagu Nagaswara di seluruh Indonesia yang menjadi juara dan album VCD Karaoke Dancedhut New Version 2018 berisikan lagu-lagu lama yang di arransemen kembali dan dinyanyikan oleh artis-artis Nagaswara.
      Mendaur ulang lagu-lagu lawas tersebut tetap abadi di hati para penikmat musik Indonesia dengan di arransemen musik secara kekinian.
Sedangkan untuk VCD Senam Aerobik Berty Tilarso menyuguhkan teknik-teknik senam yang dipadu dengan irama musik dan lagu dari penyanyi fenomenal Siti Badriah ‘Lagi Syantik’ dan lagu ‘Goyang Nasi Padang’ dari penyanyi Duo Anggrek.
“Kami berharap peluncuran album VCD Karaoke & Senam Aerobik dapat menginspirasi para penyanyi dan musisi untuk tetap berkarya, dan selalu memberikan yang terbaik bagi kemajuan industri musik Indonesia,” pungkas Rahayu Kertawiguna. (Nia Kurniati)

Senin, 30 Juli 2018

Meggy Diaz Menolak Dinikahi Siri Tukul Arwanae


Meggy Diaz Menolak Dinikahi Siri Tukul Arwanae

Jakarta, Target News      
      Gosip hubungan istimewa antara Komedian Tukul Arwana dan pedangdut Meggy Diaz. Bahkan ada tudingan kalau Meggy Diaz pelakor, alias perebut laki orang. Sekarang gosip terbarunya, ia dinikahi siri oleh mantan host Bukan 4 Mata ini.
       "Apa, sayang saya nya yang masih lajang kalau dinikahi siri ya. Dan saya menolak keras kalau ada laki-laki ngajak saya nikah siri," ujar pedangdut yang baru saja meluncurkan single Gantung Aku di Monas di Jakarta Senin (29/7).
       Meggy mengatakan kalau hubungan antara dirinya dengan Tukul Arwana sebatas hubungan kerja.
      "Hubungan saya sama Mas Tukul, hubungan persaudaraan tidak lebih," Tegas Meggy Diaz.
        Meggy mengaku kaget ketika dirinya dituding Pelakor. Karena waktu itu Tukul Arwana masih beristri Susi. "Sempat syok juga, tapi setelah dikasih pencerahan sama Mas Tukul. Akhirnya saya bisa menerima kenyataan gosip tidak mengenakan," kata Meggy.
        Meggy menegaskan, kalau memang dirinya dikasih jodoh dengan siapapun, ia ingin menikah secara resmi. 'Menikah siri, yang rugi kita sebagai kaum perempuan. Jadi pokoknya saya tidak mau dinikahi secara siri," tandas Meggy Diaz. (Nia Kurniati)



Kamis, 26 Juli 2018

Tata Janeeta Bergairah


Tata Janeeta Bergairah

Jakarta, Target |News
        Memiliki suami ganteng, keren dan bule tentu membanggakan sekaligus was was, setidaknya itu dialami Tata Janeeta, sejak menikah dengan Mehdi Zati. Tata hidupnya makin sumringah, terbukti ia makin produktif membuat lagu dan single melow. "Iya, neh, sejak menikah dengan Mehdi hidup gua jadi bergairah. Menyanyikan lagu melow jadi makin pas aja," ujar Tata saat ditemui media ini usai peluncuran album kompilasi yang bertajuk Story of a Broken Heart di KFC Kemang Jakarta.
       Selain bergairah hidupnya mantan personel Dewi Dewi dan Mahadewi ini mengaku jadi protektif kepada sang suami. "Gimana nggak protektif, wong lagi jalan sama gua aja, cewek cewek pada berani nggodain, gimana kalau gua Meleng. Hilang disambar orang," selorohnya.
      Saking kawatirjya sang suami disambar cewek lain, Tata pun jadi tidak tenang saat Jumpa Pers. Matanya terus.mencari keberadaan sang suami, padahal ia tengah menjawab pertanyaan awak media.
       "Mana neh, laki gua. Kok ga kelihatan batang hidungnya, jangan-jangan lagi digoda cewek," kata Tata was was.
      Makanya, kata Tata menambahkan "Mending laki gua, gua simpen dirumah. Biar tenang kerja gua. Hahahaha," pungkas Tata Janeeta. (Nia Kurniati)

Nova Eliza Dambakan Film Horor Bermuatan Budaya


Nova Eliza Dambakan Film Horor Bermuatan Budaya

Jakarta, Target News
        Semakin diminati film horor membuat artis Nova Eliza bangga tapi sekaligus sedih. Karena film horor yang ada selama ini lebih memburu keuntungan semata tapi tidak menampilkan budaya Indonesia yang beragam.
      "Saya senang film horor Indonesia diburu penonton. Tapi mestinya produser film jangan sekedar mengejar keuntungan tapi mestinya memuat unsur budaya Indonesia. Sehingga film horor Indonesia punya identitas," ujar Nova Eliza saat bincang eksklusif dengan media ini di ruang make up bioskop XXI sebelum galapremier Film Kafir di Episentrum, Kuningan Jakarta Selatan Kamis (26/7).
       Identitas yang dimaksud artis berdarah Aceh ini, film Indonesia harus mulai berani mengusung budaya yang ada di Nusantara. "Jadi ketika orang luar nonton film Indonesia, akan berujar oh ini film horor Indonesia. Kalau selama ini, kita menyaksikan film horor yang samar. Tidak punya identitas budaya," kata Nova.
         Keterlibatan Nova di Film Kafir produksi Starvision juga karena muatan budayanya sangat kental. "Santet, Teluh dan dunia perdukunan adalah budaya Masyarakat Indonesia yang sudah turun temurun. Jadi kalau orang nonton film Kafir, akan menemukan budaya Indonesia,' papar bintang film Jaran Goyang.
         Karenanya Nova berharap film Kafir bisa di ekspor ke Mancanegara. "Secara kualitas film Kafir tidak kalah dengan film Hollywood, jadi pantas kalau film ini bisa disaksikan pecinta film horor di luar negeri," pungkas Nova Eliza. (Nia Kurniati)

Rabu, 25 Juli 2018

Rayakan Ulta ke 30 Purwa Caraka Music Studio Gelar Konser Sing


Rayakan Ulang Tahun ke 30 Purwa Caraka Music Studio Gelar Konser Sing
Jakaarta, Target News
    Tidak terasa usia Purwa Caraka Music Studio sudah memasuki ke-30 tahun, usia yang tidak muda lagi. Karenanya dalam rangka merayakan hari jadinya itu, musisi handal asal Bandung ini menggelar konser yang bertajuk Sing. Purwa Caraka Music Studio Choir (PCMSC) menggelar konser bertajuk “Sing” di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta Pusat, pada tanggal 21 Juli 2018 kemarin.
      Konser ini melibatkan  153 orang penyanyi binaan yang ada di seluruh Indonesia. Dan konser sing menyuguhkan sejumlah lagu – lagu bertemakan sountrack film yang penuh gembira, dimana mereka bernyanyi dengan bersahut – sahutan dengan paduan gerakan yang lincah yang enak didengar dan ditonton.
       "Konser ini kami persembahkan kepada anak-anak sebagai wujud syukur berdirinya Purwa Caraka Music Studio Choir ke-30 tahun. Pada konser ini, anak-anak terlihat antusias dan menikmati pertunjukkan,” ujar Purwa Caraka jelang pertunjukan.
     Pada konser yang dijejali penikmat musik ini, Purwa Caraka Music Studio Choir juga mengundang beberapa paduan suara cabang Purwa Caraka Music Studio, yaitu dari PCMS Cibubur, PCMS Kemang Pratama Bekasi, PCMS Ramamangun & PCMS Cempaka Putih.
      Kelompok paduan suara yang dibentuk pada tahun 2007 ini, terdiri dari siswa siswi Purwa Caraka Music Studio wilayah Jabodetabek yang telah melalui proses audisi.
        PCMS Choir terdiri dari dua kelompok yaitu: PCMS Children Choir (usia 8 – 12 tahun) dan PCMS Youth Choir (usia 12 – 25 tahun).
        PCMS Choir merupakan kegiatan paduan suara yang dibina langsung oleh kantor pusat Purwa Caraka Music Studio dan berlatih secara rutin setiap minggu serta aktif mengikuti kegiatan-kegiatan lomba dan festival musik/paduan suara pada tingkat internasional.
     Pada  konser “Sing” ini, terdapat 70 siswa Purwa Caraka Music Studio yang tampil baik Children dan Youth Choir.
      PCMS Children Choir dipimpin oleh conductor Jessica Fedora Amadea dan PCMS Youth Choir dipimpin oleh conductor Renno Krisna.
      Untuk diketahui dalam perjalanannya, pada Juni 2017 lalu, Purwa Caraka Music Studio Children Choir tampil di Carnegie Hall, New York, Amerika Serikat bersama dengan Distinguished Singers International dalam acara DCINY Concert Series.
       Pada konser yang berjudul Song/Play tersebut, Purwa Caraka Music Studio Children Choir membawakan sebuah komposisi baru karya Alberto Grau yang berjudul Fabula De La Avispa Brava yang berdurasi 22 menit bersama dengan lima paduan suara lain dari Amerika Serikat dan diarahkan oleh dirijen tingkat internasional, Maria Guinand.
      Ditahun yang sama, Purwa Caraka Music Studio juga menerima 3 penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) dalam album orginal soundtrack ‘Surat Kecil Untuk Tuhan’.  (Nia Kurniati)


Raffi Ahmad Optimis Film 13 The Hunter di Tonton 7 Juta Orang


          Raffi Ahmad Optimis Film 13 The Hunter di Tonton 7 Juta Orang

Jakarta, Target News
Makin digandrunginya film genre horor membuat Raffi Ahmad optimis film produksi RA Pictures akan meraih tujuh juta penonton. Hal tersebut dikatakan mantan kepala presenter progran musik Dahsyat RCTI saat Galam premier film 13 The Hunter besutan Rudi Sudjarwo.
      "Melihat kesuksesan film horor saat ini, membuat saya optimis kalau film 13 The Hunter bakal ditonton tujuh juta orang," kata Raffi Ahmad di Bioskop 21 Epicenntrum.
       Ke optimisan Raffi tidak semata karena film genre setan-setan tengah diburu penikmat film Indonesia. Tapi juga lantaran ia dan Rudi Sudjarwo meramu 9 pemain utamanya memiliki penggemar jutaan. Seperti Al Ghazali, Micka Tambayong, Atta halilintar, Valerie Thomas, Marsha Aruan, Steffi Zamora, Achmad, dan Mumu Gomez.
      "Followers ke sembilan pemain, 13 The Hunter jutaan. Kenyataan ini yang mendasari rasa optimis kami kalau penontonnya akan membludak," ujar Raffi berapi api.
       Selain itu kata suami artis Nagita Slavina menambahkan cerita yang menarik dan sutradara yang mumpuni, juga mendukung film yang beredar Kamis 26 Juli 2018.
        "Ceritanya juga beda dengan film horor yang ada selama ini. Apalagi Mas Rudi Sudjarwo nggarapnya keren habis," pungkas Raffi Ahmad. (Nia Kurniati)

Minggu, 22 Juli 2018

Nadia Purwoko Miss Grand Indonesia 2018


Nadia Purwoko Miss Grand Indonesia 2018

Jakarta, Target News      
        Satu lagi ajang pencarian bakat model digelar, kali ini Miss Grand Indonesia (MGI) 2018.
     Ajang ini digelar dengan maksud untuk mewarnai industri model yang udah ada. Dan sebagai pemenang ajang yang baru pertama digelar di Indonesia ini adalah Nadia Purwoko.
      Nadia berjuang keras untuk menyingkirkan 29 finalis dari seluruh Indonesia.
       Nadia Purwoko, finalis asal Provinsi Bengkulu berhasil menyabet predikat Miss Grand Indonesia 2018. (MGI)
        "Seneng dan bangga, nggak nyangka bisa dinobatkan sebagai Miss Grand Indonesia yang pertama," ujar Nadia usai menerima mahkota yang terbuat dari berlian dan emas di Jakarta Convention Center Senayan Jakarta Selatan. Sabtu (21/7)
      Sebagai Miss Grand Indonesia, Nadia diganjar trophies dana Mahkotasenilai Rp 3 miliar .
       Menyandang MGI selanjutnya Nadia akan mewakili Indonesia untuk mengikuti ajang sejenis yang diikuti oleh peserta dari seluruh dunia. "Setelah ini saya dan tim akan mempersiapkan diri untuk mewakili Indonesia di Miss Grand Internasional. Dua bulan waktu yang teramat singkat, tapi mesti aku manfaatin hasil yang maksimal," kata alumni Universitas Indonesia ini.
      Sebagai wakil Indonesia Nadia tidak pasang target muluk-muluk. "Yang penting berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara. Soal hasilnya kita serahkan kepada dewan juri," ujarnya
           Tapi sebagai duta bangsa Nadia berjanji akan berjuang sekuat tenaga sampai titik darah terakhir. "Pokoknya saya akan berjuang sampai titik darah terakhir, ini demi atas nama negara Lo. Jadi nggak boleh main-main," tegasnya. 
        Nadia lahir pada tanggal 23 dari buah cinta pasangan Heru Purwoko dan  Acut Purwoko. Nadia Purwoko.
      Sebagai penyandang gelar sarjana hukum, kesibukan sehari hari Nadia sebagai junior associate di Firma Hukum Christian Teo Purwono & Partners, dan sibuk sebagai model Freelance yang sering mengisi acara Fashion Week dan sejumlah pemotretan. (Nia Kurniati)