Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Senin, 09 Oktober 2017

Kopi Kopitalisme Duren Sawit Terasa Khas

Kopi Kopitalisme Duren Sawit Terasa Khas

Jakarta, Target News
Kedai kopi 'Kopitalisme' manjakan dan tawarkan pengunjung dengan ciri khas rasa kopi andalan. 
Berbagai rasa biji kopi pilihan disiapkan bagi penikmat kopi dengan kualitas prima dan rasa dijamin ketagihan dari jenis kopi lainnya.
Dewi salah seorang pemilik kedai kopi mengatakan, banyak pilihan menu andalan yang tersedia. Bahkan, Ia mencoba mempromosikan kopi Sangkuriang bersumber dari Ciwideuy daerah Jawa Barat. Lebih lanjut, Kopitalisme juga menyediakan kopi segar yang baru digiling untuk menjaga cita rasa khas kopi.
" Di sini rata-rata Arabika menjadi andalan. Kalau di sini ada yang pesan kita giling agar fresh dan kopi susu juga jadi andalan," Ungkap Dewi di Jalan Buaran Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (8/10).
Kedai kopi yang buka pada pukul 07.00-00.00 WIB nampak ramai dikunjungi mulai dari kalangan muda hingga orang dewasa.
Di ruko berlantai 2 itu memiliki fasilitas ruang AC pada lantai dasar dan ruang bebas untuk perokok. " Yang bawah AC ada juga lantai atas untuk merokok," tambahnya.
Tidak hanya kopi pengunjung juga dapat memilih menu makanan ringan seperti pisang goreng dan kentang goreng.
"Makanan juga tersedia, ada kentang goreng, pisang goreng dan mie rebus," masih kata Dewi saat berbincang-bincang.
Sementara, Reza sebagai pramusaji lebih mengedepankan informasi dan edukasi terkait jenis kopi yang tersedia mulai dari proses pembutan kopi.
"Saat pembuatan kopi kita menggunakan filter proses itu untuk mengurai minyak pada kopi dan rasanya juga lebih unik," terang pria muda berambut panjang itu.
Lebih lanjut, Reza juga menawarkan bagi konsumen untuk dengan saran penyajian dingin dan panas sesuai dengan selera. kopi Arabika beda rasanya baik dingin maupun panas. Rasanya makin kenceng," bebernya. (Didi wj)


Jumat, 06 Oktober 2017

Gunakan Sensor Otomatis SRD Curi Susu Di Aeon Ritail

Gunakan  Sensor Otomatis SRD Curi Susu Di Aeon Ritail

Jakarta, Target News
Dengan menggunakan alat sensor otomatis wanita muda mencuri susu di Aeon Ritail Indonesia. Dengan mudah pelaku berhasil membuka seling pengaman kaleng.

Pencurian itu digagalkan oleh anggota satuan pengamanan (Satpam), 
Pusat perbelanjaan itu berlokasi di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur.

SRD (20) terekam CCTV saat beraksi dengan membawa tas diduga berisi susu hasil curian yang telah dibuka pengamannya untuk menghindari sensor pintu keluar pengunjung. 

Menurut keterangan Kapolsek Cakung, pencurian terjadi pada Hari Selasa (3/10) sekitar pukul 16.00Wib. Pelaku tidak sendiri saat beraksi dan dibantu oleh kedua orang rekan pria yang identitasnya telah dikantongi serta tengah diburu oleh anggotanya. 

" Kejadian hari Selasa, 3 September 2017. Pukul 16 Wib.Tersangka SRD (wanita) dan Kiki serta Max (pria) DPO. Barang bukti sebuah alat sensor otomatis dan tas lipat hitam motif merah kuning," jelas Komisaris Polisi Sukatna, SH kepada wartawan, baru-baru ini.

Pihak kepolisian juga mencatat laporan pencurian pada pusat pembelanjaan itu dengan Laporan Polisi No. Pol: 82/K/X/Sek. Ck. 
Dan saksi-saksi yang berprofesi sebagai security turut dimintai keterangan bernama Deni Asmara, Agus Budiyanto dan Yulia Siska Putri.

Melalui pesan tertulis terang Sukatna, pelaku telah berulang kali melakukan tidakan serupa dan telah terekam CCTV.
Diperkirakan Aeon Ritail menderita kerugian senilai Rp. 29.000.000,- atas kejadian pencurian itu.

" Tindakan yang dilakukan menerima pelaporan, mengamankan pelaku, memeriksa saksi-saksi, menyita barang bukti dan mengembangkan DPO. Pelaku diancam dengan pasal 363 KUHP," imbuhnya. (Dw)


Jangan Mudah Terprovokasi Oleh Isu Sesat

Jangan Mudah Terprovokasi Oleh Isu Sesat

Jakarta, Target News
HUT TNI ke-72, Kapolsek serta pejabat di lingkungan Kecamatan Cakung, berkunjung ke Markas Koramil bertempat di bilangan Raya Bekasi, Kelurahan Rawa Teratai, Jakarta Timur.
Pada hari Kamis, 5 Oktober 2017 sekitarnya pukul 12.30 Wib dengan jumlah personil yang mengunjungi Mako Koramil baik dari pihak kepolisian maupun dari pemerintah administrasi setempat mencapai 50 orang.
"Jumlah personil yang hadir dalam kegiatan kunjungan kerja Pejabat Polsek Cakung dan Anggota  Kecamatan Cakung kurang lebih personil," jelas Komisaris Polisi Sukatna, SH kepada wartawan.
Dalam kesempatan itu, Sukatna menyebutkan pejabat yang hadir dari Polsek yaitu Wakapolsek AKP Sumarno, SH. Kanit Reskrim AKP Tompea Sirait, SH. Kanit Intekam, Iptu Joko Suwito. Kanit Bimas AKP Sumardi, SH dan Kepala Subsektor serta anggota lainnya.
"Pejabat Polsek yang hadir di kantor Koramil yaitu Wakapolsek, Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, Kanit Bimas, Kanit Patroli, para kepala subsektor dan anggota polsek Cakung, " terangnya.
Dia juga menambahkan, dari pihak Pemerintah Kota Administrasi, Jakarta Timur yang ikut serta ke Mako Koramil yaitu perwakilan dari kantor Kecamatan Cakung.
"Sekcam Cakung dan Manpol PP Cakung," sebutnya.
Atas kunjungan itu, Kapten Infanteri, Sahari sebagai Danramil 05 sangat berterimakasih baik dari kepolisian maupun dari aparat pemerintah setempat dalam sambutannya.
"Saya berterima kasih kepada rekan-rekan dari Polri  Cakung yang telah datang ke Mako kami. Saya atas nama TNI dan segenap anggota Koramil Cakung mengucapkan banyak terima kasih kepada Polri Khususnya Kapolsek Cakung yang mana selama ini telah terjalin kerjasama hub baik dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Cakung," kata Danramil. 
Lanjut Sahari, dia berharap untuk menyikapi dan mencerna informasi dengan bijak yang dapat memecah persatuan Bangsa.
" Sekiranya kita terus bekerjasama dalam menjaga keutuhan NKRI di Negara kita ini dan jangan mau kita  di adu domba oleh pihak-pihak yang ingin membenturkan antara TNI dan Polri dan saya pesan kepada anggota Babinsa harus bisa memilah mana informasi yg menyesatkan jangan di viralkan di Medsos," pesan Kapten Sahari.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek juga memberikan sambutan perihal tentang maraknya isu-isu yang tidak bertanggung jawab yang beredar di media sosial dan kalangan masyarakat yang memicu perpecahan.
" Bahwa saat ini kita sedang di benturkan antara TNI dan Polri dgn maraknya isu Intoleransi dan ujaran kebencian yang lagi ramai diperbincangkan di medsos saya mohon untuk Binmas dan Babinsa bisa mencerna dan menyampaikan kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu - isu yg menyesatkan," tutupnya. (Didi wj)


Rabu, 04 Oktober 2017

DJ YasminTampil di Saga Music Festival

DJ YasminTampil di Saga Music Festival

Jakarta, Target News
            DJ Kondang Yasmin mengaku siap untuk tampil di ajang Saga Musik Festival 2017 di Bali, 28-29 Desember mendatang. DJ cantik itu telah menyiapkan lagu-lagi (electronic dance music) yang bertempo cepat. Yasmin juga berencana membawakan single barunya di ajang musik 'dugem' yang dihelat di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali itu. 
      "Karena SAGA merupakan ajang bergengsi, maka saya pun tidak main-main untuk perfom nanti,” ujar DJ Yasmin, di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
        Yasmin menambahkan perihal pilihan lagu-lagu yang akan ditampilkan. "Pastinya lagu-lagu yang bertempo cepat ya. Soalnya beda kan, dengan main di club," ungkapnya.
      Tampil di Saga Musik Festival 2017, DJ Yasmin mengaku sangat senang. Sebab event yang digelar oleh All In Entertainment bersama Trans Event itu memang berskala internasional, seperti DJ Snake, FKJ (French Kiwi Juice), Marc Benjamin, Chris Lake, Dropgun, TWRK, dan Rave Republic. Sementara DJ lokal nanti akan tampil di antaranya Dipha Barus, Tenjo dari All In Music, DJ Stan, DJ Jesse Wilde, dan All In Entertainment DJ.
        Tentu, Yasmin bakal berbagi panggung dengan jajaran bintang top dari mancanegara dan juga lokal, menghibur para partygoers dari dalam maupun luar negeri yang ada di Bali nanti. "Menurut saya ini acara keren banget ya, karena pengisi acaranya banyak, DJ luarnya bagus-bagus. DJ Lokalnya juga bagus. Acara ini di GWK, yang tempatnya bagus banget untuk acara seperti ini. Penyelenggaranya juga sudah jago bikin acara. Mudah-mudahan nanti sukses deh," tambah Yasmin.
         DJ bernama lengkap Fahria Yasmin Baladraf itu kini tengah mempersiapkan diri agar bisa tampil prima nanti. Selain mempersiapkan fisik dan materi lagu, ia juga tengah mempertimbangkan soal kostum yang akan dikenakannya nanti. "Setiap ada event party besar, aku selalu siapin baju khusus. Nggak mungkin juga setiap panggung kostumnya sama. Apalagi ini acara besar, pastinya menyiapkan baju. Biasanya sih bikin. Aku selalu suka yang bling-bling atau konsep sexy queen gitu," paparnya
          DJ cantik kelahiran Mataram, 21 Maret 1987 ini memang sudah tak sabar untuk segera tampil di ajang besar itu. Meski itu bukan event besar pertamanya, namun Yasmin tetap merasa bangga bisa ikut terlibat di ajang tersebut. "Aku udah sering, beberapa kali kolaborasi dengan DJ luar. Sama DJ Snake juga aku pernah main jadi openingnya," kenang Yasmin.
         Pengemas genre campuran progressif, techno, trance, trap, dan breakbeat di musik EDM ini pun memastikan event Saga Music Festival 2017 nanti bakal ramai pengunjung. "Pastinya nanti ramai banget, apalagi mendekati tahun baru. Biasanya tahun baruan Desember itu orang banyak liburan ke Bali. Pasti acaranya akan ramai banget," tukas DJ Yasmin.

          Walau tiap malam berkutat dengan hiburan malam yang rentan sama yang namanya rokok dan minuman keras. Taoi Yasmin mencoba untuk tidak menyentuhnya. "Sampai sekarang sih alhamdulilah, saya tidak menyentuh rokok dan minuman keras. Karena saya memang sengaja tidak untuk menyentuhnya," pungkas DJ Yasmin. (tebe)

Selasa, 03 Oktober 2017

Kades Talungen Diduga Tidak Transparan Kelola Dana Desa

Kades Talungen Diduga Tidak Transparan Kelola Dana Desa

Bone, Target News
Ironis memang jika masih ada desa yang kurang menikmati kemajuan pembangunan, padahal pemerintah pusat sudah mengucurkan anggaran Dana Desa lewat APBN dan APBD yang cukup besar. Sementara desa tetangganya menggeliat dalam pembangunan, yang mengutamakan kebersamaan di atas kepentingan kelompok.
Dana desa sesunguhnya adalah dana yang dikelolah oleh pemerintah desa dengan perencanaan yang matang bersama aparatnya serta masyarakat desa, menyelenggarakan pembukuan transparan serta akuntabilitas.  
Penganggaran yang tidak transparan, sudah pasti menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat. Dan itu katanya cenderung ada penyimpangan, seperti Desa Talungeng, masyarakat mempertanyakan aparat desa yang dikelola selama ini, secara kasat mata desa di sekitarnya sudah jauh lebih maju pembangunannya dibanding di Desa Talungen.
“Kita lihat saja, fasilitas yang ada di kantor desa apa adanya. Kantor sebagai pelayanan masyarakat umum tidak layak. Sepertinya, tidak ada biaya pemeliharaan,” tutur  warga di Desa Talungen yang mengaku masyarakat biasa.
Wartawan media ini, mencoba memandang satu persatu saat berkunjung di Desa Talungeng Kec. Barebbo Kab. Bone, pada hari Selasa 3/10/2017,  kami tidak mendapati Papan Bicara Anggaran Belanja Desa terpajang di depan kantor desa.
Lalu tim investigasi menyambangi aparat desa yang ada ketika itu, dan  bertanya kepada oknum perangkat tadi, ia enggang berkomentar soal itu, dengan alasan bahwa, “Kami cuma aparat desa dan kami tidak mau mengomentari hal tersebut. Takut dimarahi,” tuturnya polos.
Cukup miris memang di zaman reformasi ini, masih ada oknum yang menutup-nutupi rekan sejawatnya, dengan pasang badan. Tanpa mengindahkan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik No. 14 Tahun 2008, dimana bagi badan publik, adalah UU yang memberikan kewajiban kepada badan publik untuk meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi, serta membuka akses atas informasi publik.
Padahal Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik dibuat dengan tujuan; Ada jaminan hak bagi rakyat untuk mengetahui rencana, program, proses, alasan pengambilan suatu keputusan publik termasuk yang terkait dengan hajat hidup orang banyak, Mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik dan pengelolaan badan publik yang baik, Mendorong penyelenggaraan  yang baik, yaitu transparan, efektif dan efisien, serta akuntabel,  Mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencerdaskan kehidupan bangsa, dan Meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan informasi di lingkungan badan publik untuk menghasilkan layanan informasi yang berkualitas.
Dasar hukum Keterbukaan Informasi Publik adalah UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Peraturan Komisi Informasi No. 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi Publik, Permendagri No. 35 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumen.
Apalagi dalam ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, mengisyaratkan yang intinya melawan hukum  dengan melakukan tindakan menghambat dan menghalangi wartawan dalam mencari serta memperoleh untuk menyebarluaskan gagasan informasi, dapat dipidana selambat-lambatnya dua(2) tahun. (Syamsuddin, SH)


Senin, 02 Oktober 2017

Kades Labuaja Diduga Ambil Jatah Sapi Kelompok Tani

Kades Labuaja Diduga Ambil Jatah Sapi Kelompok Tani

Bone, Target News
Banyaknya oknum mengambil peran dalam pembagian bantuan bibit sapi dari Dinas Peternakan Prov. Sulsel mengakibatnya semrawutnya distribusi bantuan bibit sapi yang bergulir di Kabupaten Bone, utamanya di Desa Labuaja Kec. Kahu. Katanya ketika itu yang berperan oknum mantan pejabat Provinsi Sulsel berinisial AS dan anggota dewan Kab. Bone AP.
Dari penyaluran bantuan bibit sapi Pemerintah Provinsi Sulsel di Desa Labuaja Tahun 2009 ke sejumlah kelompok tani sebanyak 25 ekor sapi, lewat berbagai komunitas politik yang notabene  dekat dengan sumbu pemerintahan provinsi.
Pendekatan ini juga mengakibatkan tersumbatnya saluran bantuan bibit sapi bergulir ke kelompok petani yang lain atau petani yang berhasil kembang biakkan pada kenyataannya di lapangan tidak berjalan semestinya (pengembangan tidak ada katanya).
Menurut Andi Darlis Petta Selo, tokoh masyarakat Desa Labuaja bahwa pola pembagian sapi karena hubungan emosional saja, tanpa melihat yang lebih memerlukan dan proporsional untuk memiliki sapi. Akhirnya sistem pendataan, terlampau kacau di Desa Labuaja Kec. Kahu Kab. Bone, tanpa mengindahkan akibat yang ditimbulkan di belakang hari katanya.
Andi Darlis sebutkan, sejak Tahun 2009 hingga kini kurang lebih lima puluh (50) ekor sapi diambil oleh oknum Kepala Desa Labuaja, dengan variasi pengambilan sapi pada setiap petani. Tersebutlan inisial Is yang sudah tiga(3) ekor diambil oleh oknum aparat desa Labuaja, juga AU tak luput diambil sapinya tiga (3) ekor. Yang terakhir diambil satu(1) ekor katanya, adalah ML diduga untuk keperluan pengantin keluarganya Andi Amiruddin Kades Labuaja.
“Sebenarnya sudah lebih dari lima puluh (50) ekor sapi yang sudah diambil, bisa jadi ada 70 ekor sapi. Bayangkan rata-rata 3 ekor sapi saja selama 16 tahun dari Tahun 2009. Akunya petani pemelihara sapi bantuan, katanya sapinya petta desa yang dipeliharakan,” jelas Andi Darlis panjang lebar di Warkop dTuo Palattae Minggu malam pekan lalu.
Halnya Andi Fatwal sebagai wiraswasta fotografi yang juga masyarakat Desa Labuaja, katanya beberapa kali membantu mencetakkan foto-foto sapi yang sudah mati di Desa Labuaja, sebagai bukti pertanggungjawaban ke pemerintah.
“Termasuk foto sapinya yang mati mantan Sekdes Labuaja Pak Jamaluddin. Pokoknya, tidak terhitung lagi foto-foto saya cetakkan untuk keperluan sebagai pelaporan ke instansi terkait,” tutur Andi Fatwal dengan sangat meyakinkan.
Terkait dengan hal di atas, pihak redaksi mencoba mengkonfirmasi ke pihak Bidang Produksi Dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Selatan di Jl. Veteran Selatan, ternyata yang berwenang Ibu Rahma dan rekan-rekan Bidang Produksi tidak ada di tempat, katanya lagi studi banding di Lombok Prov. NTB.
Sementara saat diklarafikasi ke Andi Amiruddin, Kades Labuaja Senin(27/9) siang via telepon genggamnya ketika berada di Bonto Cani dalam rangkan mencari material bangunan katanya, ia membantah keras dan mengatakan semuanya itu tidak benar.
Kemudian mencoba meminta data yang dimilikinya, tapi sayang seribu  sayang berkali-kali menunda-nunda pertemuan, baik di Kec. Kahu ketika itu, maupun saat di Makassar pada hari Rabu tidak pernah ada pemberitahuan, soal data-data yang dimilikinya, hingga berita ini diturunkan. Begitupun ketika mendatangi kantor desa, tidak pernah berhasil ketemu.
“Saya tahu, siapa yang laporkan itu. Semua tuduhannya tidak benar, jangan dibuat beritanya sebelum datanya saya perlihatkan karena tidak bisa menghapalnya semua. Nanti saya naik ke Makassar hari Rabu, sekalian saya bawa data-datanya. Yang saya tahu, sudah ada lima (5) petani menyetor dua (2) ekor sapinya, berarti sudah  sepuluh (10). Lain yang satu, satu...Sebenarnya sudah ada dua puluh ekor sapi yang disetor petani, dan itu diketahui oleh Pak Kamaruddin di Dinas Peternakan Kabupaten,” jelas Andi Amiruddin yang kurang puas dengan penjelasannya lewat handphone-nya. 
Lanjutnya, masih mending dengan Desa Labuaja dua puluh lima(25) ekor sapi masih terdata dengan baik, dan berhasil disalurkan ke beberapa petani lain yang memerlukan. Tentu katanya ada pengembangan di Desa Labuaja, meski ada petani pemelihara yang belum memberikan hasil pengembangbiakannya, seperti yang tercantum dalam kontrak, dua(2) ekor sapi disetor baru dianggap diambil oleh petani induknya.
Lebih jauh dituturkannya, “Saya dengar-dengar di Patimpeng sebanyak lima puluh(50) ekor bibit sapi bantuan yang disalurkan, katanya saya dengar tidak ada induknya (hilang). Hingga sekarang tidak ada terdengan pengembangan sapi dari bantuan bibit yang diberikan ke petani,” ungkap Andi Amiruddin membanding-bandingkan program bantuan bibit sapi dari pemerintah dengan desa tetangganya.(Darwis Makaronda/Andi Syahruddin)


Minggu, 01 Oktober 2017

Dua Siswa SMK Sulbar Terpilih Di Kemenhan Ikut ENJ

Dua Siswa SMK Sulbar Terpilih Di Kemenhan Ikut ENJ

Mamuju, Target News
Dua (2) siswa SMK Sulbar terpilih dari Kementerian Pertahanan untuk ikut Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ), bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui KRI Dewa Ruci milik TNI Angkatan Laut.
Dua (2) siswa asal Sulbar yang terpilih itu akan siap di berangkatkan bulan depan untuk bergabung dengan siswa dari berbagai provinsi se-Indonesia.
Menurut Drs. Tamsil, M.Si, Kepala Sekolah SMK Sulbar bahwa siswanya telah terpilih dari Kementrian Pertahanan untuk ikut dalam program Ekspedisi Nusantara Jaya yang akan diberangkatkan pada bulan Oktober mendatang. Siswa tersebut merupaka siswa kelas sebelas dari SMK Sulbar.
 Lanjut Tamsil bahwa siswa yang terpilih merupakan siswa yang telah diseleksi yang memiliki kriteria disiplin tinggi. "Dua siswa yang terpilih itu adalah merupakan siswa yang lolos dari seleksi di sekolah kami pak, dan tentunya telah memenuhi syarat sesuai permintaan dari Kementerian Pertahanan, selain itu dua siswa yang terpilih harus memiliki kemampuan untuk mempromosikan budaya Provinsi Sulbar," tutur Tamsil kepada media ini Selasa pekan lalu.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat H. Andi Achmad Syukri. S.Sos, MM, sangat mengapresiasi terhadap siswa yang terpilih untuk ikut Ekspedisi Nusantara Jaya itu, tentunya hal tersebut berdasar hasil seleksi yang cukup ketat dan memiliki disiplin yang tinggi, “Saya akan kami sampaikan kepada gubernur,” kata Andi Syukri. (Musraho)