Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Kamis, 04 Januari 2018

Dugaan Korupsi ADD Kades Basseang Edy Robing

 Dugaan Korupsi ADD Kades Basseang Edy Robing

Pinrang, Target News
Sedikitnya 100 an mahasiswa dan anggota masyarakat asal Desa Basseang, Kecamatan Batulappa, Kabupaten Pinrang, berkumpul melakukan aksi demo ketidakpuasan  di depan Kapolres, kemudikan mendesak agar Edy Robing, Kepala Desa Basseang, segera diusut karena terduga korupsi dalam menggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) Basseang.

Rasa  ketidak puasan mahasiswa bersama  warga asal Basseang ini ditunjukkan dalam aksi unjuk rasa  ke Polres Pinrang, Kamis (4/1/2018) siang tadi. Dipicu dengan ketidaktranparansian dalam penggunaan Anggaran Dana Desa. Menurut beberapa pengunjuk rasa,  kuat dugaan adanya pelanggaran Undan Undang Pemberantasan Tipikor Pasal 9.

Meski aliansi ini resmi sudah melaporkan dugaan korupsi ADD, yang diterima Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK)Polres Pinrang. Namun bertanya-tanya, dugaan tersebut apakah sudah  masuk dalam ranah hukum atau masih sebatas dugaan pelanggaran administrasi desa saja?


" Dugaan tuntutan aspirasi yang disuarakan aliansi mahasiswa dan masyarakat ini, masih dalam kewenangan Inspektorat, " komentar Akhairuddin Bakri, Kepala Inspektorat Pemkab Pinrang, saat ditemui di Kantor Bupati Pinrang sebelum aliansi ini ramai-ramai lakukan aksi yang sama.(Tajuddin)

Rabu, 03 Januari 2018

Penonton Filn Indonesia Meningkat Tajam

Penonton Filn Indonesia Meningkat Tajam

Jakarta, Target News

Kebangkitan Film Indonesia
       Seiring meningkatnya kualitas film  Indonesia membuat masyarakat makin gandrung dengan film buatan  anak negeri.  Terbuki peningkatan jumlah penonton,  untuk  tahun 2017 penonton film Indonesia menembus 40.188.947 penonton. Padahal tahun sebelumnya hanya berkisar 27 juta. Kemudian, tahun 2016 hanya 16 juta. Jadi naiknya tiga kali lipat dibandingkan raihan penonton pada tahun ini. Film Indonesia yang beredar tahun 2017 sekitar 117 lebih, “Tahun 2017, penontonnya membludag, 40.188.947 penonton, ini perhitungan saya dari bioskop ke bioskop secara keseluruhan, tidak hanya dari bioskop 21, tapi bioskop secara keseluruhan. Ini khusus film Indonesia. Film Indonesia yang beredar tahun 2017 sekitar 117 lebih, “ kata Djoni Syafrudin Ketua umum  Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI saat menggelar Jumpa Pers awal tahun 2018 di rumah makan Ayam  Suharti Menteng  Jakarta Pusat Rabu (3/1).
       Djoni menambahkan, pada tahun lalu 27 juta. Tahun sebelumnya lagi, 16 juta. “Jadi naiknya tiga kali lipat daripada 2017,” terangnya.
       Menurut  Djoni pada hari Rabu, 3 Januari 2018; film ‘Ayat-Ayat Cinta 2; sekitar 289 layar, film ‘Surat Cinta untuk Starla 269’, film ‘Susah Sinyal 261’ dan film animasi ‘Si Juk’i 249. “Rekor sepanjang masa 1068 dari 1500 layar diisi empat film Indonesia,” ungkapnya bangga.

Film Indonesia Jadi Tuan Rumah Di Negeri Sendiri
        Djoni menyampaikan, film terlaris 2017 di dunia dan AS film ‘Star Wars 8’ meraup $533 juta di AS. “Tapi film legendaris itu kurang berhasil di sini, minus $5 juta, sekitar 1,4 juta pnonton, “ bebernya.
      “Film Indonesia semakin mendapat kepercayaan dari masyarakat, terlebih lagi di daerah-daerah, “ bebernya lagi semakin menunjukkan kebangkitan film Indonesia.
       Grafik penonton film Indonesia yang menurut Yan melesat pesat pada 2017 lalu, diharapkan akan lebih banyak lagi pada 2018. Katanya lagi, “Semoga 2018 meraih 50 juta pnonton!”. 

         Dengan meningkatnya jumlah layar bioskop  pada tahun 2018 diharapkan jumlah penonton Indonesia bisa terus meningkat di masa  depan.  "Minggu ini saja film Indonesia menguasai layar di bioskop hampir  seluruh  Indonesia.  Ini membuktikan kalau film Indonesia mulai  diburu penikmat film Indonesia.  Kami  berharap produser film bisa  terus meningkatkan kualitas film produksinya sehingga tren positif ini bisa terus dijaga, " tandas Djonie Syafrudin. (Tebe) 


Sekda Tanggamus Hj. Andi Wijaya Sidak Pegawai di 4 Satker

Sekda Tanggamus Hj. Andi Wijaya Sidak Pegawai di 4 Satker

Tanggamus, Target News
Tim Gerakan Disiplin Kabupaten (GDK) Tanggamus Prov. Lampung melakukan inspeksi mendadak (sidak) dihari pertama kerja usai libur Tahun Baru, Selasa (2/1).Sidak yang dipimpin oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Tanggamus Hj. Andi Wijaya itu menyasar empat satuan kerja yakni Bappeda, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pariwisata dan terakhir Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanggamus, Selasa (2/1).
Dalam sidak tersebut, Sekkab didampingi oleh Asisten Bidang Pemerintahan Paksi Marga, Asisten Bidang Ekobang FB. Karjiono, Kepala BKPSDM Nur Indrati, Kasatpol PP Yumin dan Kadiskominfo Sabaruddin.
Menurut Sekkab Andi Wijaya mengatakan bahwa, pada tahun 2018, sesuai SKP Menteri tidak ada cuti bersama dan sesuai dengan UU Nomor 5 tahun 2014 dan PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin. Sebab awal tahun itu untuk meningkatkan kinerja serta suatu awal memulai sebuah perencanaan.
“Pada hari ini kami sidak di empat satker yakni Bappeda, Dinas Pariwisata, Dinas (PUPR) dan Dinas Pendidikan,” ujar Andi.
Lanjut Sekkab, dari empat satker tersebut tingkat kehadiran hampir 99 persen, dengan rincian kehadiran dari Bappeda, jumlah pegawai 65 yang tidak masuk 3, namun ada keterangan semua dan dianggap 100 persen hadir, lalu dari Dinas Pariwisata, jumlah pegawai 57 yang tidak hadir 2 dan ke dua-duanya tanpa keterangan.
Kemudian dari Dinas PU jumlah pegawai 160 yang tidak hadir mencapai 21, dengan ada keterangan 13 dan 8 tanpa keterangan dan dari dinas Pendidikan, jumlah pegawai 87 yang tidak hadir 2 dengan ada keterangan 1 dan tanpa keterangan 1 juga.
“Bagi yang izin dan sakit kita tidak akan memberikan sangsi, tetapi yang tidak ada keterangan diberi sangsi sesuai dengan perundang-undangan,” kata Hendra.
Menurut Andi Wijaya tingkat kehadiran pegawai di empat satker tersebut sudah maksimal dan cukup memuaskan dengan tingkat kehadiran mencapai 99 persen, itu berarti pegawai mempunyai komitmen untuk pelayanan masyarakat.

“Untuk satker-satker lainnya kita minta catatan tertulisnya, untuk daftar Kehadirannya,” pungkas Andi Wijaya.( Patra Irawan)

Abrar : PMII Adalah Organisasi Kader

Abrar Rahman: Pentingnya Regenerasi Kader di Organisasi

Maros, Target News
Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) STAI DDI Kabupaten Maros menggelar Rapat Tahunan Komisariat Luar Biasa (RTKLB) di Pondok Pesantren Darussalam, Barandasi, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Rabu (3/1/2017).
Ketua Panitia Pelaksana RTKLB PMII Komisariat STAI DDI Maros, Muliana dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan terlaksana berkat gotong-royong bersama seluruh kader-kader PMII STAI DDI Maros dan Pengurus Cabang PMII Kabupaten Maros.
“RTKLB bertujuan memilih dan menetapkan Ketua Komisariat PMII STAI DDI Maros untuk satu tahun periode kepengurusan ke depan,” tambah Mucil sapaan akrabnya.
Sementra itu, Ketua Cabang PMII Kabupaten Maros, Agussalim dalam sambutannya mengapresiasi kinerja kader-kader PMII di Komisariat STAI DDI Maros yang kompak bahu-bahu sehingga kegiatan ini bisa terlaksana sekarang ini.
Agus juga mengharapkan Ketua yang terpilih bisa lebih bersemangat mengemban amanah organisasi ini dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Ketua Majelis Pembina Cabang PMII Kabupaten Maros, Abrar Rahman dalam sambutannya menekankan pentingnya regenerasi kader dalam setiap jenjang kepengurusan di organisasi.
Abrar menambahkan, “PMII adalah organisasi kader, sehingga regenerasi yang teratur merupakan bukti bahwa organisasi ini menjalankan kaderisasi dengan baik dan teratur”.

Kepengurusan yang baru ke depan dituntut lebih aktif, progresif dalam kerja-kerja kaderisasi, karena kaderisasi adalah keniscayaan dan kewajiban bagi kader atau pengurus PMII ini, kata Ketua PC GP Ansor Kabupaten Maros.(*)

Selasa, 02 Januari 2018

Nadira Diputus Pacar Gara-Gara Kesurupan di Rumahnya

Nadira Diputus Pacar Gara-Gara Kesurupan di Rumahnya

Bogor, Target News    
      Kalau selama ini artis kesurupan di lokasi syuting sekedar rekayasa promosi, namun lain halnya yang terjadi di lokasi syuting film Arumi produksi Flying Stars Pictures. Nadira Maharani, yang tengah syuting di salah satu villa di kawasan Ciawi, Bogor. Tiba-tiba kesurupan sang pemilik villa yang sudah lama meninggal.
          “Saya memiliki tulang iga jarang-jarang.  Jadi menurut Tai, orang yang memahami dunia mistis. Orang yang memiliki iga jarang-jarang paling gampang kemasukan. Makanya saya sering kemasukan kalau pas di tempat yang angker,” ujar Nadira saat ditemui di lokasi syuting film besutan Nayato Fionala di kawasan Ciawi, Bogor belum lama ini.
           Tidak heran, ketika gadis berkulit putih bersih ini kesurupan, oleh kru dikira main-main atau iseng. Tapi begitu sang penjaga villa datang dan memahami kalau yang merasuk ke tubuh mahasiswa Mercu Buana Kranggan ini, sang pemilik villa. Kru dan artis lain kelabakan dan memanggil orang yang bisa menyembuhkan. “Jadi tidak benar, kalau saya kesurupan untuk trik promosi film Arumi. Tapi karena saya memang sering kesurupan,” tegas Nadira polos.
          Saking seringnya kesurupan, membuat Nadira ditinggalin kekasihnya. Ceritanya waktu ia berkunjung kerumah cowoknya, tiba-tiba Nadira kesurupan, dan itu membuat keluarga sang pacar ketakutan.
           “Sejak kejadian saya kemasukan dirumahnya, cowok saya langsung minta bubaran. Ya, udah kalau orang nggak bisa menerima kekurangan kita, masa harus diberatin. Saya yakin kok, soal jodoh udah ada yang ngatur, jadi nggak perlu takut diputusin cowok.” Kata model yang asal Bogor ini pasrah,
       Dengan tidak memiliki cowok kata model kelahiran 30 Januari 1997 ini justru membuat leluasa meniti karier di dunia akting, dunia yang di impikannya selama ini.

      “Saya sekarang makin leluasa mengejar karier, saya ingin jadi artis populer. Makanya segala peran, untuk mengasah kemampuan akting saya, akan saya terima,” tutup Nadira Maharani. (Tebe)

Bangka Belitung Kini Memiliki Banyak Pilihan Destinasi Wisata

Bangka Belitung Kini Memiliki Banyak Pilihan Destinasi Wisata

Babel, Target News
           Jalan-jalan ke Bangka Belitung sekarang tidak hanya keindahan pantai saja, atau sekolah tempat syuting film Laskar Pelangi tapi danau warna biru dan hijau bekas galian tambang timah. Buat yang ingin berselancar dan mengunjungi pulau-pulau kecl yang masih perawan di sepanjang pantai Pan Semujur dan Jembatan Emas yang masih kinyis-kinyis alias perawan.
Kita mulai perjalanan menuju Danau Kaolin yang letaknya di Desa Air Raya, Tanjung Pandan, Belitung, Bangka Belitung dan untuk ke Danau Kaolin membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari pusat kota Provinsi Kepuluan Bangka Belitung.
Begitu sampai lokasi kita langsung disuguhi keindahan Danau Kaolin yang memiliki panorama alam yang menakjubkan. Air danaunya mempunyai warna biru terang, sedangkan daratannya putih bersih. Anehnya disebelah danau warna biru terang yang jarak tidak kurang 20 meter warna airnya hijau.
         Memang tampilan dari luar mirip seperti kawah putih, akan tetapi pada kenyataannya danau ini asalnya dari bekas pertambangan kaolin yang telah lama ditinggal oleh penambangnya.  Yang selanjutnya disempurnakan oleh alam menjadi destinasi wisata yang layak untuk dikunjungi. Pertanyaannya,  kaolin itu apa? Yang dimaksud dengan kaolin adalah suatu mineral yang dimanfaatkan beragam industri, mulai dari industri makanan, kosmetik, pasta gigi, kertas. Alasan pemakaian bahan kaolin karena mempunyai sifat halus, kuat, serta mempunyai daya hantar panas dan listrik yang rendah.
           Sejauh mata memandang semuanya tampak indah. Timbunan menjadi bukit yang ada di sekeliling Danau Kaolin. Danau Kaolin yang sama sekali tak mengeluarkan bau belerang yang menyengat, tentu membuat  pengunjung yang datang betah berlama-lama menikmati keindahannya. Airnya pun aman karena tidak panas. Karenanya,  banyak penduduk yang memanfaatkan air danau untuk keperluan sehari-hari bahkan  ada juga yang berenang di sini.
        Wisatawan yang datang tak hanya disuguhi panorama menawan akan tetapi juga dapat  berenang. Bahkan ada yang berpendapat kalau air Danau Kaolin dapat membuat kulit lembut dan halus. Untuk mereke yang hobi  fotografi, pasti senang berada di sini. Karena banyak spot menarik yang dapat diabadikan. Perpaduan dari air danau yang kebiruan dengan dinding batu putih laksana salju. Perpaduan warna yang begitu indah. Danau Kaolin sering dipilih oleh pasangan yang hendak melakukan foto pre wedding. Untuk wisatawan yang ingin datang ke Danau Kaolin, disarankan pada pagi atau sore hari. Karena kalau siang hari, hawanya panas, terlebih di sini jarang pepohonan. Danau Kaolin  terletak di Desa Air Raya Tanjungpandan, Belitung, Provinsi Bangka Belitung.  
        Akses ke Danau Kaolin: Danau ini lokasinya dekat dengan pusat Kota Tanjungpandan. Dibutuhkan waktu sekitar 2 jam dari Bandara Pangkal Pinang. Dan lebih baik menyewa kendaraan,  karena angkutan umum jumlahnya minim.
          Fasilitas dan Akomodasi Danau Kaolin : Fasilitas umum di sekitar danau tidak ada, karena lokasi ini belum dikelola secara profesional baik swasta maupun pemda setempat. Untuk penginapan dapat dicari di Kota Tanjungpandan yang banyak menyediakan penginapan atau hotel dengan harga yang variatif.
      Yang tidak kalah menarik dari pantai  dan danau Kaolin,  Pemakaman Sentosa yang merupakan pemakaman terbesar se-Asia Tenggara dengan 11.470 makam didalamnya, menjadi luar biasa ketika perayaan Ceng Beng atau perayaan sembahyang kubur berlangsung. Tak ayal area dimana 11.470 makam ini berada bakal diselimuti oleh asap dupa gaharu. Perayaan yang berlangsung sekitar April dan Mei setiap tahunnya menjadi kewajiban pulang kampung untuk menghormati para leluhur. Sebuah ritual keagamaan yang memperkuat budaya yang khas ada di Pangkal Pinang ini.
Sebagai negeri kepulauan, Bangka Belitung setelah mengembangkan KEK Pariwisata Tanjung Selayar, kini juga telah menyiapkan KEK Pariwisata baru di Tanjung Gunung yang diberi nama Pan Semujur seluas 350 ha. Pantai landai dengan pasir putihnya itu terus berbenah diri dengan menyiapkan sejumlah cottage dan sarana jet ski air. Diperkirakan 2-3 tahun mendatang KEK Pariwisata Tanjung Gunung menjadi destinasi wisata potensial  yang berbasiskan sport tourism. (Tebe)


Minggu, 31 Desember 2017

Pemprov Kepulauan Babel Segera Gelar Jazz Internasional

Pemprov Kepulauan Babel Segera Gelar  Jazz Internasional

Babel, Target News
         Sepertinya Pemerintah Provinsi Kepulauan  Bangka Belitung tengah menggenjot pemasukan pendapatan daerahnya dari  sektor  wisata.  Buktinya pembangunan  infrastruktur terys dikebut. Menghadirkan penghibur dan event musik berskala Internasional tengah dilakukan.  Setelah  sukses menggelar Jazz On The Bridge  (Jobb) kini Pemprov Kepulauan Bangka Belitung segera meluncurkan even jazz yang lebih besar.  Jazz On the Beach   Jazz Babel International yang akan dihadiri sejumlah musisi jazz dunia untuk datang ke Kepulauan Bangka Belitung, demikian ditegaskan Gubernur Erzaldi Rosman Djohan usai berduet dengan Hj. Melati Erzaldi SH (isteri Gubernur) saat gladi resik Jazz on The Bridge, yang melantunkan lagu Adinda. 
       "Setelah event  ini,  kami akan menggelar event Jazz  kelas dunia.  Melihat animo masyarakat menyaksikan Jazz On The Bridge,  kami yakin masyarakat   mendukung  upaya  kami untuk membuat event jazz kelas dunia," tegas Erzaldi Rosman. 
      Dengan hadirnya Jazz Babel International setelah tiga event jazz tersebut diselenggarakan, menjadi target musisi jazz Idang Rasjidi, dalam upayanya untuk mengembangkan  Pariwisata di Kepulauan Bangka Belitung. Termasuk menghadirkan kemegahannya Jembatan Emas yang sudah dioperasikan di akhir tahun ini sebagai destinasi wisata baru. "Babel harus  memiliki  event jazz berskala  Internasional,  agar  wisatawan mancanegara berbondong-bondong datang ke sini,"  ujar Idang Rasjidi. 
       Dan yang membuat Erzaldi lega dihibahkannya tanah seluas 3.5 Ha dengan nilai Rp 19 M, yang sempat menjadi kendala penyelesaian pembangunan jembatan  Emas. 
      “Pemprov mengucapkan terima  kasih  kepada masyarakat  yang telah menghibahka  tanahnya,  sehingga pembangunan jembatan kebanggaan  masyarakat  Bangka Belitung bisa cepat  selesai, " ujar gubernur penggila musik jazz ini. 
        Dengan demikian di akhir tahun 2017 selain pembangunan fisik Jembatan Emas diselesaikan dibawah kendali Dinas PU Provinsi, Yopi Wijaya, juga telah diperindah dengan lampu LED warna warni senilai Rp 1.5 M yang berasal dari sumbangan para pengusaha. Sekaligus hadirnya sarana bermain, Playground Area PT ProLansekap Indonesia, di sisi panggung Jazz On the Bridge Bangka.   "Pembangunan fisik membutuhkan keindahan dan tahun depan harus disempurnakan, lebih  bagus, berkelas, untuk membuka perkembangan ekonomi masyarakat dan sekaligus mempersingkat jarak Tanjung Pinang – Sungailiat,” lanjut Gubernur.
        Pariwisata Babel jelas membutuhkan koneksi perhubungan darat, laut, serta udara yang terintegrasi dengan baik. Begitu pula dengan kesiapan infrastrukturnya. Bangka Belitung harus terkoneksi dengan Bali, Bandung, Yogyakarta, Medan, Jakarta, Palembang, serta koneksi antar kabupaten maupun kotanya. Apalagi sudah ada 12 event yang sudah menanti untuk mengisi agenda di Tahun 2018 nanti. Dimana 5 event diantaranya merupakan event sport International, papar Erzaldi. Disamping memfokuskan pada KEK Pariwisata Pantai Timur Sungailiat dan KEK Pariwisata Tanjung Gunung.
        Sebagai ujung tombak pengembangan dunia pariwisata Bangka Belitung, Jazz On the Bridge Bangka yang ditutup dengan kembang api, sukses digelar dengan hadirnya sejumlah musisi jazz lokal dan nasional di penghujung pelaksanaan perhelatan itu.
       Konser Jobb dibuka oleh penampilan Puput and Friends, Idang Rasjidi Syndicate langsung menggerakan adrenalin para penonton dengan tiga lagunya yang salah satunya berirama latino dengan hentakan perkusi dari wiradj bersaudara, dilanjuti oleh dua lagu dari Isti, debutan baru asal Pangkal Pinang, dengan suara khasnya yang sedikit jazzy, lalu kemudian hadir Mus Mujiono yang membawakan lagu hitsnya, disambung oleh Fariz RM juga dengan dua lagu hitsnya Barcelona serta Sakura Dalam Pelukan, dan Jazz On the Bridge Bangka dipungkasi oleh penampilan Tompi. (Tebe)