Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Selasa, 06 Juni 2017

Album Generasi Harapan “Takutilah Tuhan Rindui Nabi”


Album Generasi Harapan  “Takutilah Tuhan Rindui Nabi”

Sentul, Target News
      Diam-diam Akademi Generasi Harapan (AGH) sudah melahirkan 7 album religi,  tapi karena orientasinya bukan bisnis, maka promonya dilakukan sambil lalu dan serabutan. Sehingga hasilnya kurang memuaskan bahkan boleh dibilang tidak booming layaknya sebuah album religi yang di edarkan penyanyi atau grup band pas Bulan Suci Ramadan.
       "Dalam membuat album, pimpinan kami memang tidak menekankan pada sisi bisnis, tapi lebih pada syar Agama Islam," ujar Fatim salah seorang personil AGH, saat bincang dengan awak.media di restoran GH Corner di kawasan Sentul Jawa barat.
         Album terbaru AGH bertajuk Takutilah Tuhan Rindui Nabi, sebuah album religi yang penuh inspirasi kebajikan. Lantaran minimnya toko penjual CD, maka penjualan album AGH kali ini dilakukan dengan cara pesan melalui online atau mendatangi gerai restoran, GH Corner restoran yang tersebar di Jakarta, Sentul, Pochan (Kedah), Kuantan (Pahang), Kota Bharu (Kelantan), Miri(Serawak) di Malaysia. Di Sentul dan Pekanbaru (Indonesia) serta di Jerash (Yordania) dan juga di Istanbul(Turki).
      "Album kami beredar tidak saja di Indonesia tapi juga di Malaysia, Australia, Arab Saudi dan Eropa," jelas Endah Manager Publishing AGH.
       Endah menambahkan kalau aktifitas dan kegiatan pelajar-pelajar AGH tercakup dalam Akademi Generasi Harapan, yang merupakan sebuah pusat latihan bagi pelajar-pelajarnya di bidang seni budaya, penulisan skrip, audio sistem, multimedia, fotografi dan video shooting untuk menghasilkan produk-produk Generasi Harapan. 
Selain itu, Akademi ini juga turut menyediakan pusat latihan olahraga berkuda di beberapa tempat. Selain berpusat di Malaysia, cabang akademi ini terdapat di Indonesia, Australia, Arab Saudi, Jordan, Turki, UK, dan beberapa tempat lain di Eropa.
       Akademi ini juga mempunyai beberapa studio yang terdapat di berbagai tempat seperti; di Pochan (Kedah), Kuantan (Pahang), Kota Bharu (Kelantan), Miri(Serawak) di Malaysia. Di Sentul dan Pekanbaru (Indonesia) serta di Jerash (Yordania) dan juga di Istanbul(Turki).
       Salah satu ruang pembinaan kemandirian dalam Akademi Generasi Harapan adalah GH Corner, yang merupakan sebuah unit usaha untuk melatih para pelajarnya terjun di bidang ekonomi khususnya dalam mengurus restoran. GH Corner telah membuka lebih dari 20 cabang di seluruh dunia, termasuk diantaranya di Indonesia dan

Thailand.(Buyil)

Gisella Kuatir Pada Gempita Anaknya

Gisella Kuatir Pada Gempita Anaknya

Jakarta, Target News
 Gisella Anastasia mengaku senang ketika anaknya, Gempita Norra Marten suka nonton kartun yang inspiratif dan edukatif seperti Shimajiro A Wonderful Adventure yang tayang di MNC chanel.
 "Kalau saya pindah chanel Gempita langsung nangis dan baru diem dan ketawa kalau tayangannya Shimajiro. Ini bener lo nggak peres," ujar Istri Gading Marten ini serius, saat menemani putri nonton aksi badut dengan sosok kartun dari Jepang itu.
Giselle mengungkapkan kalau putri sulungnya, selain hoby nonton kartun juga senang menyanyi dan menirukan setiap ucapan dirinya dengan Gading dan orang lain. "Kalau nonton tv yang ada lagu-lagunya, ia langsung ikut nyanyi. Yang membuat saya gelisah, dia suka ngikuti omongan orang di sekitar rumah.
Zaman sekarang anak-anak gampang menyerap. Jadi mesti pintar-pintar memilih ke anak apa yang diajarkan. Kadang kita enggak sadar ke-copy sendiri sama si anak," terang Gisella.
Hobi bernyanyi, Gempita itu datang karena sifat dasar anak seusianya, yaitu meniru. Karena sifat meniru tersebut, sebagai ibu pun harus pintar-pintar memilih kosakata saat bersama Gempi.
"Kadang kalau aku ngomong 'gila nih enak banget', takutnya yang diambil kata "gila"-nya doang sama Gempita. Jadi pilih kosakata juga harus yang baik," kata Gisella.
 Walau begitu Gisel mengaku tak lantas membatasi ruang dengar sang anak. "Aku sih enggak terlalu naïf, Gempit harus dengar lagu anak-anak semua. Yang penting imbang saja,” ungkap Gisella.(Buyil)


Jumat, 02 Juni 2017

Di Duga Kuat Adanya Pungli Di Hotel D’ Maleo Mamuju

Ketua Ikatan Jurnalistik Sulbar(IJS)bersama Kapolda Sulbar 
Di Duga Kuat Adanya Pungli Di Hotel D’ Maleo Mamuju

Mamuju, Target News
Adanya keluhan masyarakat dugaan terjadinya pungutan liar ( Pungli ) yang terjadi di halaman parkiran milik Hotel D’Maleo Mamuju. Membuat sejumlah waratawan yang tergabung dalam Ikatan Jurnalis Sulbar ( IJS ) Provinsi Sulbar prihatin dengan kejadian tersebut. Senin kemarin (29/5), IJS melakukan laporan resmi ke Polda Sulbar terhadap manajemen Hotel D’Maleo dengan diterima langsung oleh Kapolda Sulbar.
”Kami diperkuat dengan adanya laporan dari masyarakat terhadap adanya dugaan Pungli pada  parkiran Hotel D’Maleo. Sehingga kami berani melaporkan kasus ini untuk segera di tindak dan di proses secara hukum oleh Polisi, “kata ketua IJS, Irham dalam laporannya yang di layangkan ke Polda Sulbar.
Menurut Irham, adanya pungutan berbayar yang diterapkan di halaman parkiran hotel D’ Maleo sudah menimbulkan polemik di kalangan masyarakat khususnya bagi tamu yang ingin menghadiri undangan yang di selenggarakan di Hotel ternama itu. Di sebutkannya, adanya berbayar yang dilakukan oleh pihak manajemen Hotel di ketahui tidak memiliki legal standing yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
” Karena ekonomi masyarakat masih terbatas sehingga sangat memberatkan jika ada pungutan seperti ini. Bisa dibayangkan, untuk motor di tarif Rp 2 ribu perjam sementara mobil ditarif  3 riibu rupiah perjam. Jadi bagaimana kalau kita dalam hotel masih menunggu sampai 10 jam, pasti banyak yang di bayar--ini kan membertakan, apalagi pihak Hotel sampai saat ini belum kantongi izin Perda, “ungkap Irham.
Dia juga mengakui, bahwa pengelolah parkiran Hotel di dalam menarik tarif parkir selama ini tidak memberikan kontribusi ke daerah ( PAD ). Sehingga kata dia, dari tindakan yang tidak terbuka yang dilakukan oleh pihak pengelola hotel Maleo sehingga IJS memberikan sejumlah tuntutan. Di antaranya, minta Kapolda agar memproses kasus ini. IJS meminta kepada Polda Sulbar untuk segera memeriksa Manager ( MG ) Hotel D’Maleo yang bernama Budi atas pernyataan yang dilakukan terkait HGB hotel yang tidak benar, serta adanya dugaan Pungli. IJS juga meminta agar MG yang bernama Budi untuk dikenakan sanksi karena terkuak perbutan yang tidak menyenangkan dengan menyogok salah seorang oknum wartawan. Dan meminta agar pungutan tarif parkiran segera di bebaskan sebelum ada Perda yang mengatur. Selain itu, IJS memint agar laporan yang disampiakn oleh IJS segera ditindak lanjuti dan IJS akan tetap mengawal kasus ini.
”Laporan yang kami lakukan ini bertujuan agar tidak ada praktik pungli yang terjadi di Sulbar. Dan kami berharap kepada Polisi untuk tegas melakukan sapu bersih terhadap Pungli di Sulbar, “terangnya. 
Sementara itu, dalam kunjungan para awak media yang tergabung Ikatan jurnalistik sulbar(IJS) yang diterima langsung Kapolda Sulbar, Brigjen Pol. Nandang di ruangnnya mengatakan, bahwa adanya laporan IJS itu akan ditindak lanjuti. Namun kata dia, meminta waktu untuk mempelajari laporannya yang diterimanya terkait adanya dugaan Pungli di hotel Maleo itu.

” Saya tetap akan tindak lanjuti laporan ini, saya mohon sabar dulu teman – teman untuk mempelajari laporannya ini. Dan ini akan saya pasang anggota saya, dalam melakukan penyelidikan atas laporan ini. Yang  pastinya pihak kriminal khusus ( Krimsus ) akan melakukan tugasnya dalam melakukan penyelidikan terkait adanya Pungli di Maleo, ” terangnya. (Musraho)

BPK Sulbar Serahkan LHP Bantuan Partai Politik 2016

BPK Sulbar Serahkan  LHP  Bantuan Partai Politik 2016

Mamuju, Target News
Badan Pemeriksaan Keuangan ( BPK ) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) kembali melakukan penyerahan hasil audit laporan hasil Pemeriksaan ( LHP ) bantuan partai politik untuk tahun 2016.serta penyerahan hasil pemeriksaan keuangan daerah kabupaten Penyerahan yang berlangsung di gedung BPK itu, diterima oleh masing – masing perwakilan dari lima daerah di wilayah Provinsi Sulbar.
Humas BPK perwakilan Provinsi Sulbar, Frans mengatakan, bahwa penyerahan LHP bantuan Parpol di lima daerah itu diantaranya adalah Provinsi, Kabupaten Majene, Polman, Mamuju dan Mamuju Tengah (Mateng ) serta Kabupaten Mamuju Utara yang akan di berikan laporan hasil pemeriksaan keuangan daerah. Kata Frans, LHP itu merupakan hasil audit BPK untuk bantuan Parpol tahun 2016.
” Benar pak, itu penyerahan hasil audit BPK terkait LHP bantuan Parpol dari pemda setempat serta penyerahan laporan hasil pemeriksaan keuangan daerah yaitu Mamuju utara yang kemungkinan akan di laksanakan  pada sore hari nantinya, dan diterima oleh masing – masing perwakilan dari lima daerah, ” kata Frans ke Koran Investigasi, saat ditemui di ruangan informasi BPK perwakilan sulbar Selasa (30/5).
Masih dia, penyerahan yang di hadiri langusng oleh Sekretaris Provinsi, Ismail Zainuddin serta ketua DPRD Provinsi Andi Mappangara. Tidak hanya itu, juga terlihat wakil Bupati Majene, Lukman dan Sekda Mamuju H Suaib. serta sejumlah kepala masing- masing Inspektur Inspektorat.
” Yang menerima adalah Kesbangpol Provinsi dan Inspektur dari masing- masing kabupaten, kemudian kata Frans untuk sore hari nanti akan kita menyerahkan laporan hasil pemeriksaan terhadap kabupaten Mamuju Utara, ” sebutnya. 
Sementara di konfirmasi Sekretaris Provinsi Sulbar, Ismail Zainuddin mengatakan, membenarkan menerima LHP hasil audit BPK tentang bantuan Parpol di Sulbar. Namun kata dia, terkait adanya penyerahan itu belum bisa berkomentar dengan media karena belum di pelajari.

” Maaf dek, saya belum bisa komentari karena belum ku pelajari. Maaf ya, saya lagi dalam perjalanan, ” katanya sembari menutup teleponnya.(Musraho)                    

Wulan Guritno Malas Main Di Film Horor


Wulan Guritno Malas Main Di Film Horor

Jakarta, Target News
      Sebenarnya Wulan Guritna paling malas main film horor, selain dirinya penakut juga karena ada anggapan kalau film setan-setanan kelas 2. Tapi karena yang ngajak main 2 sutradara yang sudah dikenal kualitasnya, Jose Purnomo dan Rizal Mantovani. Membuat Wulan tidak kuasa menolak. "Mungkin kalau yang menyutradarai bukan Jose dan Rizal aku tolak mentah-mentah. Bukannya apa, aku orangnya kan penakut. Parnonya lama banget," cetus Wulan saat peluncuran film terbarunya yang bertajuk Jailangkung di Plasa Senayan Jakarta Selasa (30/5)
             Wulan menambahkan usai syuting film yang bakal beredar Lebaran mendatang ia jadi parno. Bahkan ketika lampu rumah mati dan dirinya mau ke kamar kecil Wulan mesti ditemani sama pembantunya. "Selama syuting aja aku da ketakutan, kalau ke kamar kecil harus di temani asistenku. Karena kebawa cerita di rumah pun begitu, bahkan waktu listrik  mati aku sampai teriak- teriak. Baru diem setelah di dekatku ada orang," kata artis yang mengorbit lewat sinetron Misteri Gunung Merapi ini serius.
          Bintang film Dilema ini mengakui film Jailangkung kali ini lebih seram dan menakutkan. Apalagi yang menyutradarai duo sutradara yang terkenal piawai menggarap film genre horor. "Jujur aku sampai gak berani nonton filmnya, karena benar-benar menakutkan. Daripada nggak bisa tidur, mending nggak nonton," ujarnya.

          Wulan optimis film Jailangkung bakal diburu penikmat film horor dan setan. Apalagi sutradaranya memiliki penggemar yang tidak sedikit. "Saya sih optimis kalau film ini bakal diburu penggemar film horor, apalagi beredarnya pas lebaran," pungkas Wulan. (Buyil)

Pemahaman & Pengamalan Pancasila Terus Ditingkatkan

Pemahaman & Pengamalan Pancasila Terus Ditingkatkan

Mamuju, Target News
Untuk memperingati hari Jadi Pancasila tangal 1 Juni  di Provinsi Sulbar, sejumlah instansi ikut merayakannya dengan cara Upacara Bendera Merah Putih (1/6).
Selain kantor Gubernur Sulbar yang ikut merayakan HUT Pancasila. Juga terlihat Polisi daerah ( Polda ) Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) hikmat merayakannya yang berlangsung di Markas Komando Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, tepatnya di Jalan Ahmad Kirang Mamuju. Upacara bendera tersebut dipimpin Langsung oleh Wakapolda Sulbar Kombes Drs. Tajuddin, MH dan dihadiri oleh Para Pejabat Utama Serta seluruh Personil Polda Sulbar.
Dilansir di Tribratanews.sulbar.polri.go.id, Peringatan Pancasila merupakan yang pertama kalinya sejak Presiden Joko Widodo menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2016 lalu. Penyelenggaraan upacara Peringatan hari lahir Pancasila ditandai dengan pengibaran Sang
Bendera Merah Putih di seluruh penjuru Tanah Air, dengan harapan, komitmen seluruh rakyat Indonesia terhadap Empat Pilar Negara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, semakin teguh.
Dalam sambutan Presiden RI yang di bacakan oleh Wakpolda Sulbar Komisaris Besar Polisi Drs. Tajuddin, MH, dikatakan bahwa Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal l Juni 1945 yang dipidatokan lr. Sukarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila  tanggal 18 Agustus 1945. Adalah jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita.
Selain itu, sebut Tajuddin, harus diingatkan bahwa Kodrat Bangsa Indonesia adalah Keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman, mulai dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga Keberagaman dari berbagai Etnis, Bahasa, Adat Istiadat, Agama, Kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. ltulah ke Bhineka  Tunggal Ika-kita.
Namun, saat ini kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan atau Kebinekaan kita sedang diuji, dimana ada pandangan dan tindakan yang mengancam ke Bhinekaan dan ke Ikaan kita. Saat ini ada sikap tidak toleransi yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan tatkala 
diperparah oleh penyalahgunaan media social yang banyak menggunakan Hoax alias kabar bohong. Olehnya itu, saya mengajak peran aktif para ulama, Ustadz, Pendeta, Pastor, Bhiksu, Pedanda, Tokoh Masyarakat, Pendidik, Pelaku Seni, Pelaku Media, Jajaran Birokrasi, TNI dan POLRI serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila.
Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam masyarakat, berbangsa dan bernegara harus ditingkatkan mulai dari Ceramah Keagamaan, Materi Pendidikan, Fokus Pemberitaan dan Perdebatan di madia Sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Sekali lagi, jaga Perdamaian, jaga Persatuan dan jaga Persaudaraan di antara kita dengan bersikap santun, saling menghormati antara umat beragama serta saling menghargai satu sama lain dan saling membantu  sesama tanpa memandang perbedaan suku adat istiadat, agama untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Untuk itu mari saling bahu mambahu, bergotong royong demi kemajuan lndonesia. Kita Indonesia, Kita Pancasila, semua anda Pancasila, Saya Indonesia, Saya Pancasila, ” pungkasnya.(Musraho)

Satker Penata Bangunan dan Lingkungan Kerja Keras Di Sulbar

Satker Penata Bangunan dan Lingkungan Kerja Keras Di Sulbar

Mamuju, Target News
Satuan Kerja Penata Bangunan dan Lingkungan Sulbar tetap berkomitmen untuk bekerja keras menata lingkungan dan bangunan di Sulbar, hal terlihat dari hasil pantauan Koran Investigasi di beberapa tempat se Sulbar, mungkin tidak terlalu berlebihan jika kerjanya yang nyata di nikmati oleh masyarakat di beberapa tempat di wilayah Sulbar, seperti taman,penata bangunan yang teratur.
Sehingga harapannya kedepanya Sulbar menjadi kota yang terindah, kerena penata bangunan serta lingkungannya pun teratur rapih, salah satunya taman di Kota Mamasa yang sampai saat ini masyarakat dapat menikmati oleh masyarakat di taman itu pada malam hari,bukan hanya masyarakat biasa saja termasuk para pelajar berbondong-bondong tiap harinya menghirup udara segar di taman Kota Kabupaten Mamasa itu. Dan tak kala hebatnya taman Kota Mamuju yang kita kini menjadikan tempat olahraga di sekitar taman itu,  masih dinikmati oleh warga sekitarnya.
Menurut salah seorang pengujung Misrawati, “Dirinya hampir tiap akhir pekan mendatangi taman itu dengan buah hatinya untuk melakukan refreshing sambil menikmati udara segar di taman,” ucap ibu satu anak itu ke Koran Investigasi.
Terpisah, Kepala Satuan Kerja Penata Bangunan dan Lingkungan Arifin, ST, MT  mengungkapkan bahwa tujuan dari program yang kami lakukan,  tentunya untuk kepentingan masyarakat. Olehnya kami harap kedepannya agar masyarakat tidak membuang sampah di sembarang tempat, terutama di taman yang kita telah kerjakan, agar masyarakat dapat menikmati taman itu dengan bersih dan rapih.
Lanjutnya, untuk tahun ini, “ Kita terus berupaya agar semua kabupaten maupun kota kecamatan se Sulbar memiliki taman sebagai tempat refreshing dan tempat untuk menikmati indahnya tatanan kota, serta adanya taman,” tandas Arifin dengan seriusnya.(Musraho)