Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Target News

Tajam Aktual Akurat Terpercaya.

Rabu, 14 Maret 2018

Sandiaga Uno, Nobar Film Takut Kawin


Sandiaga Uno,  Nobar Film Takut Kawin

Jakarta, Target News
     Hari Kamis (15/2)   Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno bersama ribuan pasukan Orange se Jakarta untuk nobar film Takut Kawin. Hal tersebut dikatakan Nasrul Warid sang produser Amanah Surga Produksi kepada sejumlah awak media. "Insya Allah pak Sandiaga Uno nonton bareng film Takut Kawin bareng pasukan orange pada hari Kamis ini," ujar Warid senang.
         Warid juga mengungkapkan sejak beredar di bioskop di seluruh Indonesia, film Takut Kawin terus diburu penggemar film Indonesia. "Alhamdulillah penontonnya terus meningkat, soal jumlahnya saya belum bisa ungkapkan sekarang. Karena pertunjukan masih berlangsung," ujar produser muda penuh inovatif ini.
         Alasan Sandiaga Uno nonton film yang dibintangi utamai Herjunot Ali, Indah Permatasari, Asri welas Babe Cabita dll. Dalam rangka mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif di wilayah DKI Jakarta. Dan bisa memancing warga DKI Jakarta untuk menyerbu bioskop, menyaksikan film komedi segar yang menghibur. "Harapan saya, dengan menontonnya Pak Sandiaga Uno, bisa memancing warga DKI lainnya untuk datang ke bioskop menyaksikan film Takut Kawin," pungkas Warid. (tebe)

Sabtu, 10 Maret 2018

Ramasindo Siap Produksi Film Laga



Ramasindo Siap Produksi Film Laga

Jakarta, Target News
      Banyak cara dilakukan orang dalam menyiapkan karya film agar hasilnya memuaskan dan berstandar nasional.  Adalah Ramasindo Pictures,  yang mencoba menggaet calon artis pendukung film The Last Target yang akan diproduksinya dalam waktu dekat
        Seperti yang dilakukan rumah produksi Ramasindo Pictures, jelang persiapan penggarapan tesaer film perdananya ‘The Last Target’, dengan menggelar pelatihan serius bagi para calon bintangnya agar dapat tampil maksimal saat produksi.
       "Sebagai rumah produksi baru,  tentu kami harus membuktikan kalau kami juga mampu membuat  Studio Ramasindo Pictures yang digawangi Rahmadan Islan, menggaet sutradara sinetron dan ftv, Surya Lawu untuk memberikan pelatihan class acting kepada puluhan talen yang dikelolanya.
        Sutradara yang pernah sukses menggarap sinetron Intan (Sinemart, 2006) dan Cahaya (Sinemart, 2007) tidak saja memberi menu basic seni peran, lebih dari itu Surya Lawu juga melakukan pendalaman materi secara singkat tentang dunia seni peran.
     “Dengan menggelar class akting ini, kami harapkan bisa melahirkan bibit baru…” ujar Surya Lawu.
        Selanjutnya, usai menggelar clas akting, persiapan produksi film-pun segera di lakukan , diawali dengan pembuatan teaser berdurasi 90 detik.
        “Class akting ini, kami lakukan sebagai upaya melahirkan bibit baru bintang film, sekaligus melibatkan mereka semua di dalam produksi film perdana kami The Last Target,” jelas Rahmadan kepada awak media, Minggu pekan lalu, di kantornya sekitaran Jakarta Selatan.
        “Sebelumnya produksi berlangsung, kami akan membuat teasernya dahulu, yang rencananya digarap oleh mas Surya Lawu,” lanjutnya.
        Film The Last Target bergenre drama-action, yang nantinya akan memasang sederet bintang beken.
         Film ini akan mengawali penayangannya secara internasional di beberapa ajang festival internasional sebelum di rilis secara resmi di bioskop tanah air.
           Sementara Surya sendiri mengakui bahwa tidak mudah ‘menggarap film bertema laga’
           “Persiapannya harus matang, apalagi film ini nanti mau di gadang ke ranah festival dahulu. Agar meraih perhatian inaternasional,” jelasnya.
         Selain class akting, Rahmadan juga mendatangkan instruktur laga, untuk melatih dasar-dasar beladiri kepada para talennya.
        “Kami ingin hasil yang maksimal untuk The Last Target,” pungkas Rahmadan. (Tebe)

Kamis, 08 Maret 2018

Film Takut Kawin Diburu Penonton

 Film Takut Kawin Diburu Penonton

Jakarta, Target News
      Ratusan penonton film membanjiri bioskop di Jabodetabek untuk menyaksikan film Takut Kawin yang mulai tayang hari ini. "Penasaran sama judulnya,  terus kata temen-temen ceritanya seru  dan lucu,"  ujar Nia saat ditemui awak media di bioskop di kawasan Blok M. Kamis (8/2).
       Usai nonton Nia mengaku puas dan terhibur setelah menyaksikan film yang dibintangi Herjunot Ali,  Indah Permatasari,  Asri Welas,  Babe Cabita dll itu.  "Saya pikir film drama biasa,  orang yang takut kawin.  Tapi ternyata ceritanya lucu, komedi segar,  tanpa bumbu slaptik ala film komedi Indonesia pada umumnya.  Para pemainnya tanpa melucu,  tapi membuat kita tertawa terbahak, melownya juga ada. Pokoknya komolit deh, "ujar Nia puas. 
       Hasil pengamatan penulis di beberapa bioskop di Jabodetabek film besutan Syaiful Drajat ini paling diburu penikmat film Indonesia. 
      "filmnya keren,  lucu, sedih tanpa dibuat-dibuat. Pokoknya rekomended deh,  buat kamu yang belum punya pilihan film yang akan di tonton weeekend minggu ini," Ujar Hasby usai nonton di bioskop Platinum  Cineplex Cibinong Square. 
        Nasrul Warid selaku produser film Takut Kawin mengaku film yang diproduksi akan terus diburu penggemar film Indonesia yang menunggu hadirnya film komedi segar yang penuh inspirasi.  "Sekarang masyarakat kan lagi memburu film Indonesia yang berkualitas  dengan suguhan dan konsep yang berbeda," tandas Nasrul Warid. (Tebe)

Film Takut Kawin Komedi Romantis


Produser Amanah Surga Produksi,  Nasrul Warid bersama Muhaimin Iskandar usai nobar film  Takut Kawin di CGV Grand Indonesia Jakarta

Film Takut Kawin Komedi Romantis


Jakarta, Target News
         Adegan pembuka film ini sudah berhasil memancing tawa penonton, ketika Bimo (Herjunot Ali) “dipaksa” oleh teman-temannya untuk melamar Lala (Indah Permatasari). Tetapi karena Bimo tidak memiliki persiapan apa-apa, temannya, Ganda (Babe Chabita) meminjam cincin seorang lelaki untuk diberikan kepada Bimo, yang kemudian memasukkannya ke jari manis Lala. Adegan melamar dengan memasukkan cicin batu akik lelaki ke jari Lala mengundang tawa.
       Film berdurasi 90 menit ini berhasil memberikan hiburan yang segar. Setiap pemain berkontribusi bagi keberhasilan itu. Bukan saja para komika yang memang memiliki keahlian berkomedi ria, pemain seperti Herjunot Ali, Junior Liem, Asri Welas dan Denny Chandra ikut menghidupkan cerita. Tentu saja apresiasi patut diberikan kepada Indah Permatasari yang berakting begitu kuat, terutama ketika memperlihatkan mimik marah dan sedih.
        Para wartawan  film yang biasanya kritis dan pelit untuk tertawa kalau film tidak lucu.  Ketika nonton film ini pada tertawa lepas. "Sebagai penonton saya terhibur, keren,  saya berharap film ini bisa di nikmati penikmat film Indonesia,"  ujar Herman Wijaya,  kritikus film dan wartawan senior ini tanpa tedeng aling-aling.  (Tebe) 

Sabtu, 03 Maret 2018

Raiya Band, 'Dan Bila' Mengusung Pop Rock

Raiya Band, 'Dan Bila' Mengusung Pop Rock

Jakarta, Target News
                Ditengah mati surinya, grup band sejak setahun belakang tidak menyurutkan semangat anak muda yang tergabung band Raiya, mereka dengan optimis yang tinggi hadir di industri musik Tanah Air. Sebagai bentuk keseriusan band yang beranggotakan Andre (gitar), Novi (drum) Santos (Vokal dan Gitar), Indra (Bass). “Sekecil apapun peluang, Insya Allah tetap ada. Itu yang mendasari kami hadir di Industri musik yang kata banyak orang mati suri, band-band besar banyak yang menepi,” kata Andre sang gitaris.
         Raiya mengusung genre pop rock, dengan tembang yang syairnya gampang di cerna anak muda mileneal, seperti Single Lagu Rindu tahun 2015, Maafkanlah dan Dan Bila. “Kami dalam bermusik tidak neko-neko dan ribet, prinsipnya enak didengar, gampang nyantel dan kena dihati penikmat music slowrock,” timpal Santos sang vokalis.
       Personil Raiya berharap ditengah kekosongan grup band merelease baik album single, kehadirannya bisa diterima masyarakat luas. Kami yakin masyarakat menunggu hadirnya band baru yang mengusung tembang pop rock seperti kami,” kata Andre optimis.
Andre menambahkan untuk merangsek pasar Raiya disupervisi oleh produser pengalaman Muh. Rummy Aziez, “Banyak masukan berharga dari pak Rummy Aziz yang membuka mata kami, tentang bagaimana membidik pasar musik Tanah Air yang,” kata Santos.
                Raiya menjalani evolusi bermusiknya dengan penuh liku, jalur indie dipilih saat merilis mini album perdana ‘Raiyaforia’ di tahun 2013 yang berisikan 4 tracklist : ‘Lagu Rindu, Maafkanlah, Kamu Harus Tahu & Yang Kuingin’. Dengan dukungan dari sahabat & rekan
media ‘Lagu Rindu’ mengudara mengisi radio-radio lokal. Dengan segala keterbatasan yang ada, tidak menyurutkan semangat Raiya untuk tetap menjalani perjalanan bermusiknya mengalir layaknya air. Di tahun 2014, Raiya terpilih menjadi 10 band terbaik ajang pencarian bakat talenta baru Project Alfa ‘Naga Mencari Bintang’ yang diprakarsai oleh Alfiansyah (Alfa Records) selaku Produser & Naga (Lyla) sebagai salah satu Juri nya. Single ‘Lagu Rindu’ masuk ke dalam track list Album Kompilasi ‘Project Alfa’ dan dirilis tahun 2016 dengan jalur distribusi melalui Store Gramedia seluruh Indonesia. Pada tgl 22 Desember 2017, Raiya telah merilis single terbaru secara digital ‘Dan Bila’ sebuah lagu bertema patah hati bertempo medium.
Single ‘Dan Bila’ tidak lepas dari peran seorang Rummy Aziez yang berada di belakang layar produksi lagu ini, dengan tangan dinginnya lagu ini menjadi lebih terasa menyentuh. “Dan Bila merupakan lagu yang easy listening baik secara lirik maupun musik, dengan lagu ini diharapkan Raiya akan semakin eksis & karyanya akan semakin didengar oleh masyarakat Indonesia” terang Rummy Aziez selaku Produser.
Dari beberapa lagu Raiya yang didengarkan, lagu ‘Dan Bila’ yang berhasil mencuri hati Rummy Aziez. Lagu ini berkisah tentang ketegaran &  keikhlasan seseorang untuk merelakan pasangannya, yang sebenarnya mereka tidak ingin berpisah, tetapi harus terpisah. Raiya mensyukuri proses lika liku perjalanan bermusiknya, dengan tetap mengedepankan visi berseni dengan hati. Semoga single ‘Dan Bila’ dapat diterima di hati seluruh masyarakat Indonesia!

            Single ’Dan Bila’ sudah bisa dinikmati di media digital seperti Youtube, Spotify, Deezer, Langit Musik, Arena Musik & RBT.(Tebe) 

Kamis, 01 Maret 2018

Ustad Yusuf Mansur Ngajak Umatnya Nabung di Bank Muamalat

Ustad Yusuf Mansur Ngajak Umatnya Nabung di Bank Muamalat

Jakarta, Target News
      Dalam rangka menguatkan ekonomi syariah dan Muamalat, Ustad Yusuf Mansur mengajak jamaahnya untuk bersama-sama membuka rekening secara serentak di seluruh Indonesia. 
        Yusuf Mansur menyatakan, pembukaan tabungan tersebut adalah langkah awal agar industri perbankan syariah di Indonesia semakin kuat. Sebab, perkembangan industri perbankan disokong oleh umat.
       "Umat bercita-cita mendorong industri perbankan syariah, maka ini langkah konkret kami membantu menanam kebaikan di Bank Muamalat Indonesia untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi syariah secara umum," ujar Yusuf di Kantor Pusat Bank Muamalat Jl.  Prof. DR.  Satrio Kuningan Jakarta Selatan  Rabu (28/2).
          Sementara Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K Permana menyebut, pihaknya berterima kasih atas inisiatif tersebut. Hal ini sesuai dengan strategi ke depan Bank Muamalat untuk lebih fokus kepada komunitas Islam.
           "Hal ini juga sejalan dengan amanah kerjasama yang telah kita bangun kembali bersama berbagai Ormas Islam diantaranya NU, Hidayatullah, Muhammadiyah dan juga menggandeng ulama dan ustadz seperti KH AA Gym, Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Arifin Ilham dan Ustadz Subhan Bawazier, dan lainnya," ucap Permana.
            Permana menambahkan,  bank syariah memang seharusnya tumbuh bersama umat. Sehingga, yang menjadi nasabah bank syariah tidak lain adalah harus umat sendiri.
         "Ini langkah konkret bagi perkembangan ekonomi syariah Indonesia. Tidak bisa tumbuh kalau umat tidak berbank syariah," ujarnya. 
          Karenanya,  Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) melihat peluang peningkatan pangsa pasar perbankan syariah hingga 7 persen pada 2018. Sehingga, bank syariah seharusnya bisa tumbuh hingga 20 persen. Ini mengingat Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar di dunia, yang mewakili 10,7 persen populasi muslim di dunia. (Buyil

Rabu, 28 Februari 2018

Film Love Reborn Janji Beda

Film Love Reborn Janji Beda

Jakarta, Target News
       Setelah Falcon Pictures sukses mengusung judul film Warkop DKI Reborn,  produser lain banyak yang mengikuti meski produksinya tidak terkait sama sekali. 
       Sebagai jualannya tinggal memasang pemain yang namanya tengah beredar di pentas hiburan Tanah air.  Dan kehadiran para pemain stand up comedy di sebuah film masih menjadi magnet berdaya tarik tinggi untuk mengundang penonton datang ke bioskop. Apalagi, kalau  ceritanya  menarik, seperti pesan yang ingin disampaikan oleh film terbaru berjudul  Love Reborn: Komik, Musik & Kisah Masa Lalu.
     Judul  yang disengaja panjang,  tidak lain untuk memudahkan penonton menebak cerita yang ingin disampaikan, yakni tentang komik, musik dan kisah masa lalu. “Film Indonesia itu yang penting ceritanya menarik,” ujar produser Johansyah Jumberan saat ditemui di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat,  baru-baru ini. 
       Meski menggunakan embel-embel ‘Reborn’, namun Johansyah menjamin, cerita yang ditawarkan  bukan cerita remake apalagi reboot dari film jaman dulu,  seperti yang sedang tren sekarang. “Ini film cerita asli saya, yang ditulis oleh duet Gea Rexy dan Bagus Bramanti,” jelasnya.
       Selain menggandeng para Komika,  sebagai saya tarik lainnya,  digandenglah Payung Teduh dan tim film produksi Darihati Films ini juga melibatkan 500 cosplayer. Mereka sengaja dilibatkan sebagai nilai tambah film ini.
         "500 cosplayer banyak banget ya. Kami sengaja mengajak komunitas cosplay karena mengingat biasanya pecinta cosplay juga pecinta komik," ujar Jay Sukmo, selaku sutradara.
       Love Reborn juga menampilkan para pemain komedi tunggal seperti Ardit Erwandha, Indra Jegel, Jui Purwoto, Bintang Bete, Fajar Nugraha, Yudha Keling, dan Arif Brata. Selain para komika film ini juga di bintangi Nadya Arina, Chand Kelvin, Rani Ramadhany, Feye Nichole, Donny Damara, Ira Wibowo, Hengky Solaiman, Ingrid Widjanarko, Epy Kusnandar dan Ence Bagus.  "Insya Allah beda dari film tema cinta yang ada selama ini," tandas Johansyah. (Tebe)